Jasa Marga Butuh Puluhan Tahun Tentukan Untung Rugi Pengelolaan Tol

Selasa, 5 November 2019 17:58 Reporter : Merdeka
Jasa Marga Butuh Puluhan Tahun Tentukan Untung Rugi Pengelolaan Tol Jalan tol Jasa Marga. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal menyatakan, pendapatan seluruh ruas tol yang dikelola jasa marga berstatus financially viable alias layak dalam keuangan. Sehingga, penentuan untung rugi tol tidak bisa dilakukan setahun atau dua tahun sejak tol dioperasikan.

Dengan demikian, pendapatan ruas tol yang baru beberapa tahun beroperasi masih dalam status yang sehat untuk perusahaan.

"Karena tol itu tidak bicara setahun dua tahun kita lihat untung, rugi, pendapatan tol itu terus mengalir seumur masa konsesi," ungkapnya di Jakarta, Selasa (5/11).

Dia mencontohkan, ruas tol di Jakarta yang masa konsesinya hingga 35 tahun dan di luar Jakarta yang mencapai 40 tahun. Setelah berpuluh-puluh tahun, barulah diketahui untung rugi pendapatan tol secara keseluruhan.

Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto menambahkan, umumnya ruas tol yang baru beroperasi 2 hingga 3 tahun akan mengalami peningkatan pendapatan hingga dua digit. "Biasanya 10 persen," ungkapnya.

Hal itu dikarenakan ada penyesuaian dari penggunaan jalan arteri ke jalan tol. Awal-awal, pengguna jalan akan merasa nyaman karena jalan relatif lengang dan mempercepat sampai tujuan. Lama kelamaan, jalan akan penuh hingga mencapai kapasitas maksimalnya.

"Saat titik jenuh itulah, pendapatan tol mulai melambat," tambahnya.

Namun, ada pula kasus di mana jalan tol tetap memiliki pendapatan tinggi yang konsisten. Hal itu jika terjadi pembangunan wilayah di sekitar jalan tol.

"Misalnya ruas Cipularang, karena Bandung sekarang jadi Paris Van Java akhirnya mendatangkan pengunjung terus. Kemudian, Cikampek, awalnya sepi tapi karena jadi pusat industri, akhirnya ramai," tutupnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini