Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jambore TIK 2017, pemerintah siapkan disabilitas masuki dunia kerja

Jambore TIK 2017, pemerintah siapkan disabilitas masuki dunia kerja Menkominfo Rudiantara. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) melaksanakan jambore TIK kedua bagi Remaja dan Dewasa dengan Disabilitas Tahun 2017 Tingkat Nasional.

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan e-literasi remaja dan dewasa penyandang disabilitas yang akan diberi wawasan mengenai peluang TIK dalam memanifestasikan potensi mereka untuk produktif.

Selain itu, juga untuk meningkatan informasi dan pemahaman keluarga tentang peluang TIK bagi remaja dan dewasa penyandang disabilitas dalam inklusi aktivitas sosial dan budaya, dan inklusivitas pembangunan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya inklusivitas pembangunan.

Rudiantara menjelaskan, tujuan lain diadakannya Jambore TIK adalah untuk mempersiapkan para penyandang disabilitas untuk dapat memasuki dunia kerja. Sehingga, para remaja yang memiliki kebutuhan khusus jangan hanya ingin menjadi pekerja, melainkan pencipta tenaga kerja atau wirausaha.

"Fokusnya adalah bagaimana menyiapkan teman-teman masuk ke dunia kerja khususnya dengan melengkapi di bidang TIK," kata Rudiantara di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Minggu (19/11).

Jambore TIK bagi Remaja dengan Disabilitas Tingkat Nasional tahun 2017 diikuti oleh 92 orang peserta disabilitas (penglihatan, pendengaran, fisik dan intelektual) yang berusia remaja (15 - 24 tahun) dari usia dewasa (25-35 tahun).

Peserta juara 1 (pertama) dari kegiatan Jambore Regional Jayapura (Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara), Regional Balikpapan (Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat), Regional Manado (Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo), Regional Palembang (Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Di Aceh, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Riau, Kepulauan Riau) dan Regional Yogyakarta (DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Banten, Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, NTB).

Para pemenang berasal dari Sekolah Luar Biasa, Panti Asuhan, Komunitas dan Yayasan yang menaungi kalangan disabilitas yang telah lolos seleksi dalam proses pendaftaran secara online.

Materi pelatihan yang diberikan yaitu Microsoft Office Excel, Microsoft Office Word, Microsoft Office Powerpoint, lnternet, Design Grafis, dan Public Speaking dengan materi yang lebih meningkat dibanding Jambore TIK tingkat regional.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP