Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jaga pasokan Lebaran aman, Pertamina tambah 270.000 tabung elpiji 3 Kg untuk Garut

Jaga pasokan Lebaran aman, Pertamina tambah 270.000 tabung elpiji 3 Kg untuk Garut Kelangkaan gas elpiji 3 kg di Bogor. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pertamina Marketing Operation Region III menjamin kecukupan elpiji di wilayah Kab. Garut jelang Lebaran dan libur Lebaran. Pertamina telah menyiapkan tambahan extradropping pasokan elpiji 3 Kg sebesar 540 persen atau sebanyak 270.000 tabung pada periode 1 - 20 Juni 2018.

"Untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan konsumsi LPG, Pertamina telah melakukan penambahan stok dari jauh-jauh hari. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, pasokannya akan cukup," ujar Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (17/6).

Tak hanya penambahan stok, namun sejumlah agen dan pangkalan disiapkan sebagai agen dan pangkalan siaga. Untuk wilayah Kab. Garut ini ada sekitar 28 agen siaga dan 126 pangkalan siaga yang akan tetap buka meski saat libur.

"Kami pun mengimbau masyarakat agar membeli LPG di Agen dan Pangkalan resmi. Harga yang dijual di pangkalan khususnya di Kecamatan Karangpawitan dijual dengan harga HET (Harga Eceran Tertinggi) yaitu sebesar Rp. 16.000,-" tambahnya.

Bagi masyarakat yang memerlukan informasi Agen dan Pangkalan resmi Pertamina terdekat, dapat menghubungi Pertamina Contact Center di 1 500 000.

Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Garut, Iday Hidayatulloh mengatakan pihak Hiswana sudah melakukan pengecekan ke agen & pangkalan terutama pada waktu jelang Lebaran dan Masa libur Lebaran demi memastikan pasokan di masyarakat aman.

"Dalam kaitannya memastikan pasokan LPG aman pada lebaran dan libur Lebaran, kami pun mendapatkan tambahan fakultatif dari Pertamina. Selain itu, adanya agen dan pangkalan siaga di Garut merupakan langkah proaktif kami dalam memastikan kesediaan dengan tetap buka selama libur Lebaran" ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan kosongnya gas subsidi 3 kilogram (Kg) di pasaran Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjelang dan saat Lebaran. Akibatnya aktivitas warga menjadi terganggu salah satunya dalam hal memasak.

Seorang warga, Ningrum, mengatakan jika pun ada gas elpiji di warung harganya cukup mahal yakni Rp 30.000 per tabung. Di mana, pada hari-hari biasanya hanya Rp 25.000 per tabung.

"Kalau biasanya Rp 25.000, sekarang kata tetangga yang dapat gas harganya Rp 30.000," kata Ningrum warga Perumahan Malayu Selaras, Kecamatan Tarogong Kaler.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP