Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Keunggulan Aspal Bahan Karet Dipakai di Tol Layang Jakarta-Cikampek

Ini Keunggulan Aspal Bahan Karet Dipakai di Tol Layang Jakarta-Cikampek Pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek II. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - Pemerintah terus gencar melakukan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia. Salah satu yang tengah dikerjakan ialah proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II.

Saat ini progres konstruksi proyek sudah mencapai 96,5 persen. Sementara progres pengaspalan baru 30 persen. Sisanya 70 persen sedang dikerjakan. Rencananya, sisanya bakal menggunakan aspal berbahan karet. Lantas apa keunggulan dari aspal karet? Berikut ulasannya:

Tahan Hingga 15 Tahun

15 tahun rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Rencananya aspal karet itu akan diambil dari Sumatera Selatan dan Jambi. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebut aspal karet membuat jalan lebih tahan lama selama 15 tahun. Hal itu yang menjadi alasan Basuki memilih aspal karet.

"Kalau aspal yang biasa 10 tahun, karet bisa 15 tahun," kata Basuki.

Tidak Gampang Retak

retak rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Selain tahan lama, pemilihan aspal bahan karet dipilih dalam pengasapalan Jalan Tol Layang Cikampek-Jakarta II karena karet tak gampang retak. Karet juga kuat dalam menahan suhu.

Saat ini proyek tersebut tengah dikebut. Progres konstruksi sudah mencapai 96,5 persen. Sedangkan pengaspalan baru 30 persen.

"Ini sekitar 48 derajat suhunya, bisa membelendung aspal. Kalau sama karet dia lebih tahan. Titik didih naik, tidak 48 derajat tapi 50 sekian," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto.

Produk Dalam Negeri

negeri rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memilih aspal bahan karet dalam pengaspalan proyek Jalan Tol Cikampek-Jakarta II. Aspal yang dipilih merupakan produk asli dalam negeri. Rencananya aspal tersebut akan diambil dari wilayah Sumatera Selatan.

"Justru saya mau pakai itu karet ada produk dalam negeri. Itu ngambilnya dari Sumatera Selatan, Jambi, dan itu dipakai di sini supaya nyerap karetnya," jelas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP