Indonesia-Korea Selatan Teken Kerja Sama Teknik Pemindahan Ibu Kota

Senin, 25 November 2019 20:37 Reporter : Merdeka
Indonesia-Korea Selatan Teken Kerja Sama Teknik Pemindahan Ibu Kota Jokowi dan Menlu Retno di Korea Selatan. ©2019 Biro Pers Setpres

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In, di sela-sela pelaksanaan ASEAN-Republic of Korea Summit. Dalam pertemuan tersebut, Moon Jae-In menawarkan kerja sama dalam pemindahan ibu kota negara.

"Saya mengerti pemindahan ibu kota merupakan tugas dan fokus pemerintahan di periode kedua ini," kata Moon Jae-In di Hotel Westin, Senin (25/11).

Jokowi pun menanggapi positif tawaran kerja sama teknis pembangunan ibu kota baru Indonesia. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan bahwa ibu kota baru Indonesia memiliki konsep smart city.

"Saya harapkan kerja sama tersebut dapat mengembangkan ibu kota Indonesia baru yang smart, green, safe, inclusive dan resilient," jelas Jokowi.

Jokowi berharap investasi Korea Selatan di Indonesia akan terus meningkat. Mantan Walikota Solo itu menyambut baik peningkatan kerja sama ekonomi kedua negara terutama menghadapi situasi ekonomi dunia saat ini.

"Di tengah situasi sulit seperti ini, upaya memperkuat kerja sama di antara kita menjadi lebih penting artinya," ucapnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyambut selesainya perundingan Indonesia-Korea Selatan Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA). Dia berharap dokumen ini dapat diteken pada awal 2022 sebab IK-CEPA adalah simbol komitmen kedua negara bagi keterbukaan ekonomi.

"Kerja sama kedua negara pasti akan meningkat," sambung Presiden Moon.

1 dari 1 halaman

3 Nota Kesepahaman

Usai pertemuan bilateral, Indonesia-Korea Selatan menandatangani tiga nota kesepahaman salah satunya yaitu, kerja sama teknik pemindahan dan pengembangan ibu kota.

Selain itu, kedua negara juga menandatangani deklarasi bersama pada penyelesaian akhir negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Menyeluruh Indonesia dan Korea dan Perjanjian Bebas Visa Bagi Pemegang paspor Diplomatik dan Dinas RI-Republik Korea.

Tiga nota kesepahaman itu diteken oleh menteri terkait dan disaksikan langsung oleh dua pemimpin negara.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Jokowi Tak Masalah Jika Pengusaha Korsel Mau Bangun Ibu Kota Baru
Jasindo Mulai Lirik Asuransi Gedung di Ibu Kota Baru
Gedung di Ibu Kota Baru akan Diasuransikan
Anak usaha PT KAI Siap Bangun Kereta Listrik di Ibu Kota Baru
Menteri Basuki: Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Baru Diumumkan 23 Desember
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Draf RUU Pemindahan Ibu Kota Diberikan 2020

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini