IMF Siap Gelontorkan Rp 16.355 Triliun Perangi Virus Corona

Selasa, 24 Maret 2020 19:49 Reporter : Merdeka
IMF Siap Gelontorkan Rp 16.355 Triliun Perangi Virus Corona Menteri Sri Mulyani bersama Tito Karnavian dan Nadiem Makarim. ©Humas Kemenkeu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan dana moneter internasional (IMF) berkomitmen menyiapkan dana pinjaman mencapai USD 1 triliun atau setara Rp 16.355 triliun guna memerangi virus corona atau Covid-19. Hal ini terungkap dalam pertemuan Menkeu dan Gubernur Bank Sentral Group of Twenty (G20) pada (23/3).

"IMF juga akan membantu anggotanya melalui pemberian Special Drawing Right (SDR) dan memperluas fasilitas IMF-swap line. Kemudian, Bank Dunia dan Internatonal Finance Corporation (IFC) menyetujui pendanaan sebesar USD 14 miliar," paparnya di Jakarta, Selasa (24/3).

International Development Association (IBRD/IDA) juga akan menyediakan USD 6 miliar untuk mendukung sistem kesehatan. Sebagai tambahan, Bank Dunia termasuk IFC dan Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA), juga dapat memberikan pendanaan sebanyak USD 150 miliar dalam 15 bulan mendatang.

Kemudian, sambung Menteri Sri Mulyani, anggota G20 juga bekerja sama secara bilateral maupun multilateral untuk melakukan restrukturisasi utang negara miskin agar mereka dapat fokus melawan pandemi.

Anggota G20 juga menyetujui penyusunan joint action plan yang berisikan respons kebijakan kolektif negara anggota G20. Di tataran Pemimpin G20, akan ada pembahasan inisiatif baru untuk mengatasi pandemi penyakit infeksius secara global.

1 dari 1 halaman

Bos BI: Bank Dunia dkk Sepakat Naikkan Pendanaan ke Negara Terdampak Corona

bank dunia dkk sepakat naikkan pendanaan ke negara terdampak corona

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan lembaga keuangan internasional seperti Bank Dunia akan meningkatkan pendanaannya ke negara berkembang yang terdampak virus corona atau Covid-19. Pendanaan ini untuk mengatasi berbagai masalah baik kesehatan, UMKM maupun masyarakat luas.

Selain itu, lembaga keuangan internasional sepakat melakukan pengetatan likuiditas dolar secara global. IMF merencanakan akan meningkatkan alokasi SDR (Special Drawing Right). "IMF juga akan memberikan swab line kepada seluruh negara tanpa persyaratan apapun," ujarnya di Komplek Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (24/3).

Perry menambahkan negara yang tergabung dalam G20 juga sepakat untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 baik dari aspek kesehatan maupun aspek kemanusiaan. "Bagaimana pandemik global ini kemudian diatasi dengan join action agar aspek-aspek kemanusiaan khususnya kesehatan diatasi dengan baik," kata Perry.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Realokasi Anggaran, Triliunan Dana Daerah Bisa Digunakan untuk Penanganan Covid-19
Ada Virus Corona, Sri Mulyani Harap Krisis Ekonomi Tak Terulang Kembali
Antisipasi Corona, Rapat Kabinet di Jerman Digelar dengan Menjaga Jarak
Cegah Corona, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Tinggal di Jakarta Jangan Mudik
Selain BLT, Pemerintah Juga Siap Beri Diskon Tarif Listrik untuk Rumah Tangga Miskin
Menteri Sri Mulyani Pastikan Bakal Ada Perombakan Besar dalam APBN-P 2020

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini