Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hipmi minta pemerintah alokasikan 40 persen portofolio kredit bank untuk wirausaha

Hipmi minta pemerintah alokasikan 40 persen portofolio kredit bank untuk wirausaha

Merdeka.com - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia, meminta pemerintah membuat regulasi untuk mendorong Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Bank Umum mengalokasikan 40 persen kredit pembiayaan kepada wirausaha muda. Menurutnya, permintaan sebesar 40 persen tersebut sudah dikonsultasikan dengan Bank Indonesia.

"Kami sudah pernah berkomunikasi dengan Gubernur Bank Indonesia ketika dipimpin Agus Martowardojo. Pada prinsipnya dari Bank Indonesia oke. Dan Gubernur Bank Indonesia juga menyurati pansus bahwa 40 persen itu ideal," ujarnya di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Rabu (6/6).

Bahlil menjelaskan, permintaan kredit sebesar 40 persen ini juga perlu dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui penerbitan regulasi berupa pemberian sanksi bagi bank yang tidak menjalankan pengalokasian pembiayaan kredit.

"Ke depan, tinggal bagaimana caranya kita mengikat perbankan lewat OJK. Kalau kemudian perbankan tidak menjalankan apa yang diamanatkan oleh undang-undang harus diberi sanksi. Karena kalau hanya aturan tanpa diberikan sanksi itu juga menjadi problem," jelasnya.

Adapun pertimbangan pemberian kredit ini diperuntukkan bagi wirausaha muda yang telah memulai kegiatan berwirausaha dengan jangka waktu kurang 42 bulan sejak terdaftar di lembaga perizinan usaha. "Jadi, tidak semua langsung ikut serta. Kita juga punya aturan, harus sudah menjalankan usaha minimal 42 bulan sejak terdaftar di lembaga pemberi izin," tandasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP