Harga gabah kering remuk dihajar hujan, Jokowi kumpulkan menteri

Senin, 20 Februari 2017 16:39 Reporter : Supriatin
Harga gabah kering remuk dihajar hujan, Jokowi kumpulkan menteri Jokowi sampaikan terima kasih pilkada serentak 2017 berjalan damai. ©2017 Merdeka.com/supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Perekonomian, dan Menteri Pertanian ke Istana Negara, Jakarta untuk membahas jatuhnya harga gabah kering di Tanah Air. Presiden Jokowi meminta dicarikan jalan keluar agar harga gabah kering tetap stabil.

"Jadi intinya itu bahwa presiden minta supaya persoalan gabah di petani dicarikan jalan keluar supaya jangan jatuh," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/2).

Menko Darmin menyebut, harga gabah kering saat ini bervariasi. Ada yang berada pada angka Rp 2.500, Rp 2.700, dan Rp 3.000. Harga tersebut jauh di bawah harga standar gabah kering.

"Kan harga gabah kering panen itu kan sebenarnya Rp 3.700 mestinya," ucap dia.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, curah hujan sangat mempengaruhi jatuhnya harga gabah kering di Tanah Air. Menteri Amran menambahkan, pemerintah segera membentuk tim khusus guna mencari solusi agar harga gabah kering tidak semakin merosot.

Kementerian Pertanian sendiri sudah mengirim tim ke sejumlah daerah untuk melihat kondisi pertanian. "Kita tidak boleh membiarkan harga jatuh seperti yang terjadi di beberapa tempat. Ini masih di beberapa tempat (yang harga gabahnya jatuh), yaitu di Demak, Blora, Bojonegoro, Ngawi," sebut Mentan Amran. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini