Hal-Hal Ini Harus Dimiliki Pimpinan Garuda Indonesia

Jumat, 7 Februari 2020 21:36 Reporter : Merdeka
Hal-Hal Ini Harus Dimiliki Pimpinan Garuda Indonesia Pergantian direksi dan komisaris di PT Garuda Indonesia. ©2020 Merdeka.com/Nurul Fajriyah

Merdeka.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah memutuskan untuk mengangkat Irfan Setiaputra sebagai direktur utama, menggantikan Ari Ashkara yang dicopot karena kasus penyelundupan motor Harley Davidson.

Selain itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga telah menetapkan jajaran direksi dan komisaris baru Garuda Indonesia. Meski demikian, ada hal lain yang perlu diperhatikan untuk memajukan BUMN penerbangan tersebut.

Ketua Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) Zaenal Muttaqin hal-hal yang harus diperhatikan, di antaranya karakter dasar yang harus melekat pada diri pemimpin.

"(Bagi para direksi yang sudah dipercaya mengemban amanah), karakter dalam penegakkan hukum dan keadilan itu penting banget. Kalau (direksi itu) nggak punya dasar tersebut, bagi saya kurang," kata Zaenal di Jakarta, Jumat (7/2).

Kemudian Zaenal mengatakan, penting bagi direksi dan komisaris memperhatikan fungsinya, guna mengoreksi kebijakan yang seharusnya ditetapkan ataupun tidak. "Sebagai komisaris, bertanggung jawab terhadap apa yang disebut dengan seorang pemimpin."

Dengan kokohnya karakter pemimpin, maka Zaenal melihat Garuda Indonesia akan maju. "Karena (kemajuan suatu perusahaan, dalam hal ini Garuda Indonesia, itu tidak akan tampak. Karena perubahan itu (dimulai) dari pemimpin, (dalam hal ini jajaran komisaris dan direksi)," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Perkembangan Kerja Direksi Baru

direksi baru rev1

Sementara untuk proses tugas yang dilakukan direksi baru, saat ini belum ada proses yang dilakukan secara signifikan. Jajaran direksi saat ini sedang mereview persoalan yang selama ini terjadi.

"Mereka hanya baru melakukan evaluasi, terkait dengan peraturan atau kebijakan-kebijakan yang memang selama ini meresahkan teman teman awak kabin," ungkapnya.

Sementara untuk gebrakan langsung dalam menyelesaikan persoalan Ikagi terkait iuran keanggotaan, hal itu belum selesai. "Masalah kebebasan setiap pekerja itu juga masih belum ada hasil. Kemudian masalah hal lain, terkait dengan setiap pekerja kami (Ikagi), juga masih belum semuanya diselesaikan oleh mereka."

Dengan adanya 3 direksi baru yang masuk ke Garuda Indonesia, dia berharap, penyelesaian kasus yang terjadi harus dengan cara yang transparan, karena publik perlu mengetahui perkembangannya. "Kita (Ikagi) juga menerima kritik dan saran dari masyarakat, dalam hal ini adalah kita sebagai pegawai, maupun masyarakat banyak."

Dengan itu, Zaenal juga berharap istilah Good Corporate Governance itu melekat dari direksi dan komisaris, guna pengelolaan perusahaan yang baik dan benar.

Reporter Magang : Nurul Fajriyah [azz]

Baca juga:
Mulai Lusa, Garuda Indonesia Tunda Sementara Penerbangan dari dan ke China
Garuda Indonesia Kaji Penutupan Rute ke China, Calon Penumpang Bisa Refund
Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo Jalani Sidang Lanjutan
Tak Ada Rute Menuju Wuhan, Garuda Indonesia Tetap Antisipasi Penyebaran Virus Corona
Cerita Irfan Setiaputra Diminta Jadi Dirut Garuda: Deg-degan Tapi Menarik
Komut dan Dirut Jelaskan Program Semangat Baru Garuda Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini