Gempa kembali guncang Lombok, 180 travo PLN sempat hancur

Senin, 20 Agustus 2018 19:40 Reporter : Merdeka
Gempa kembali guncang Lombok, 180 travo PLN sempat hancur PLN. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Lombok kembali diguncang gempa berskala 7.0 skala richter (SR) pada hari Minggu (20/8) kemarin. Gempa yang berlanjut dengan beberapa kali gempa susulan tersebut berdampak signifikan dan menyebabkan sistem kelistrikan Lombok padam.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir mengatakan, 50 lokasi di lombok setidaknya padam akibat gempa susulan ini. "Sesegera mungkin, kita sudah turun buat bantuan pangan dan kelistrikan. Kami sudah ada di sana. Sudah terang lagi sebagian, tinggal 50 lokasi. Ya 70 persen lah," tuturnya di Jakarta, Senin (20/8).

Direktur Bisnis Regional, Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Djoko Abumanan menambahkan, 180 travo bahkan ikut hancur akibat gempa susulan pada Minggu tersebut.

"Itu hancur semua 180 travo, kita kerja sama sama Angkatan Laut. Dari 180 ada 30 travo yang harus kita ganti. itu di Gili. Tiang bisa kita ganti. Tapi kalau jaringan, kita sudah maksimal recovery. Yang di Gili itu sudah pulih jaringan," kata Djoko.

Kata Djoko, gempa susulan ini juga dirasakan hingga pulau Sumbawa. Sistem kelistrikan Sumbawa mengalami pemadaman sebesar 17 persen dari total keseluruhan. Beberapa daerah di Sumbawa yang harus dipadamkan antara lain seluruh wilayah Alas, sebagian Taliwang yaitu di daerah pelabuhan Poto Tano.

"Itu ahad malam kita juga collaps, jam 6 malam. Itu pas terjadi gempa, kita collaps, lokasinya di Lombok Utara. Dampaknya, di Mataram dan Lombok Utara, tanjung. Termasuk gili trawangan, tiga gili ini collaps sistemnya. Pas tanjung, dievakuasi, tanjungnya dulu. sehingga wisatawan di bawa keluar," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini