Gelar kegiatan sosial di Bali, Japfa gandeng Dinas Pendidikan Jembrana
Merdeka.com - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa) kembali menyelenggarakan kegiatan kepedulian sosial Japfa4Kids di Kabupaten Jembrana, Bali. Pada kegiatan ini, perusahaan melibatkan sepuluh Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Tuwed dan melaksanakan program pendampingan selama enam bulan untuk mendorong terbentuknya sekolah yang bersih dan sehat.
Memulai program ini, perusahaan menandatangani Nota Kesepahaman antara Dinas Pendidikan Kabupaten Jembrana dengan Japfa. Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan pelatihan manajemen tata kelola sekolah untuk sejumlah 99 guru dan pelatihan duta anak sehat, duta lingkungan sehat dan duta makanan sehat yang diikuti perwakilan dari SDN 1,2,3 Tuwed, SDN 1,2 Warnasari, SDN 1,2,3,4 Candikusuma, dan SDN 2 Nusasari.
"Demi memastikan terjadinya perubahan, Jaofa tidak hanya memberikan pelatihan semata tetapi juga mendorong terbentuknya sistem di sekolah untuk memastikan terjadinya perubahan perilaku baik dari anak-anak dan guru," ujar Head of Social Investment Japfa, R. Artsanti Alif dikutip dari keterangan resmi perusahaan di Jakarta, Selasa (10/4).
"Tidak hanya sekadar pelatihan selama 6 bulan, kami juga meningkatkan kapasitas guru untuk menjadi motor penggerak perubahan," tambahnya.
Artsanti menjelaskan, nota kesepahaman antara dinas pendidikan dan Japfa merupakan salah satu bentuk komitmen kolaborasi untuk bersama-sama mendorong perubahan di sekolah. Perubahan yang diharapkan tersebut menurutnya akan disasar dalam tiga aspek yaitu mendorong perubahan perilaku menuju hidup bersih dan sehat, mendorong perubahan ke pola makanan bergizi dan seimbang, serta yang terakhir terbentuknya lingkungan bersih dan sehat di sekolah.
"Tiga aspek tersebut kami sasar melalui masing-masing pelatihan untuk anak mulai dari Duta Anak Sehat, Duta Makanan Sehat, serta Duta Lingkungan Sehat," jelas Artsanti.
Menurut Artsanti, selain mendorong perubahan pada anak-anak untuk memastikan perubahan, perusahaan juga mengenalkan guru dengan manajemen tata kelola sekolah berbasis 5S, dan nantinya guru-guru juga akan mendapatkan pelatihan pembina duta untuk memampukan mereka menjadi motor penggerak perubahan di sekolah.
"Kami melihat kegiatan yang kami lakukan sebagai bentuk investasi Japfa di masyarakat, terobosan yang kami kenalkan harapannya dapat terus berkelanjutan pasca selesainya program," jelas Artsanti.
Kegiatan Japfa4Kids yang telah dilaksanakan oleh perusahaan yang memiliki lini usaha dari pakan ternak, pembibitan, dan budidaya serta pemrosesan produk olahan ayam, ikan serta sapi ini dilaksanakan di sekitar lokasi usahanya.
"Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud dari motto Japfa untuk berkembang menuju kesejahteraan bersama yang artinya perusahaan berupaya untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di sekitar lokasi usahanya yang tidak terbatas pada kepentingan bisnis semata," tambah Head of Region Bali 1 PT Ciomas Adisatwa, I Gede Widana.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya