Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-Gara UU Anti LGBTQ, Bank Dunia Setop Pinjaman Ke Uganda

Gara-Gara UU Anti LGBTQ, Bank Dunia Setop Pinjaman Ke Uganda

Gara-Gara UU Anti LGBTQ, Bank Dunia Setop Pinjaman Ke Uganda

Bank Dunia mengumumkan untuk menghentikan pinjaman baru ke Uganda pada Selasa (8/8).

Keputusan ini menyusul pemberlakuan atas Undang-Undang Anti-LGBTQ yang kontroversial di negara itu.

Keputusan ini menyusul pemberlakuan atas Undang-Undang Anti-LGBTQ yang kontroversial di negara itu.

"Undang-Undang Anti-Homoseksualitas Uganda pada dasarnya bertentangan dengan nilai-nilai Kelompok Bank Dunia," tulis Bank Dunia dikutip melalui Al-Jazeera, di Jakarta, Kamis (10/8).

Bank Dunia menilai Undang-Undang Anti-Homoseksualitas Uganda pada dasarnya bertentangan dengan nilai-nilai dasar organisasi tersebut dalam memberantas kemiskinan.

Gara-Gara UU Anti LGBTQ, Bank Dunia Setop Pinjaman Ke Uganda

Inklusi dan non-diskriminasi menjadi inti dari pekerjaan organisasi di seluruh dunia.

"Kami percaya visi kami untuk memberantas kemiskinan di planet yang layak huni hanya dapat berhasil jika mencakup semua orang terlepas dari ras, jenis kelamin, atau seksualitas. Undang-undang ini merusak upaya tersebut," ungkap Bank Dunia.

Dilansir Al-Jazeera

Pemberi pinjaman yang berbasis di Washington, DC, menambahkan pihaknya akan tetap menghentikan pembiayaan proyek di Uganda sambil menunggu peninjauan langkah-langkah pemerintah setempat. Antara lain kebijakan untuk melindungi minoritas seksual dan gender dari diskriminasi dan pengucilan dalam proyeknya.

"Kelompok Bank Dunia menekankan pada bulan Mei bahwa undang-undang tersebut tidak konsisten dengan nilai-nilai pemberi pinjaman dan bahwa mereka sangat prihatin tentang pengadopsiannya," terang Bank Dunia.

Dilansir Al-Jazeera

Sebelumnya, organisasi hak asasi manusia secara luas mengutuk UU anti-LGBTQ, yang memberlakukan hukuman mati untuk homoseksualitas.

Gara-Gara UU Anti LGBTQ, Bank Dunia Setop Pinjaman Ke Uganda
Gara-Gara UU Anti LGBTQ, Bank Dunia Setop Pinjaman Ke Uganda

Melalui UU tersebut, kaum LGBTQ juga terancam dipenjara selama 20 tahun karena "mempromosikan" homoseksualitas.

Di sisi lain, Pemerintah AS juga memberlakukan pembatasan perjalanan terhadap pejabat Uganda sebagai tanggapan atas UU tersebut pada bulan Juni 2023 lalu. Menyusul, pemberlakuan UU yang ditandatangani oleh Presiden Uganda Yoweri Museveni.

Gara-Gara UU Anti LGBTQ, Bank Dunia Setop Pinjaman Ke Uganda
Museveni, yang menyebut homoseksualitas sebagai gangguan psikologis, telah menolak kritik internasional terhadap undang-undang tersebut.

Museveni, yang menyebut homoseksualitas sebagai gangguan psikologis, telah menolak kritik internasional terhadap undang-undang tersebut.

Dia menilai UU tersebut diperlukan untuk menghentikan komunitas LGBTQ yang mencoba "merekrut" orang.

Bukti Tak Ada Lapangan Kerja di Indonesia: Pengusaha Kecil-kecilan Menjamur, dari 100 Rumah Saja Ada 25 Warung
Bukti Tak Ada Lapangan Kerja di Indonesia: Pengusaha Kecil-kecilan Menjamur, dari 100 Rumah Saja Ada 25 Warung

Bank Dunia yang menyebut Indonesia harus bisa menyediakan lapangan kerja berkualitas agar bisa menjadi negara berpendapatan tinggi.

Baca Selengkapnya
Dukung Revisi UU Kementerian Negara, Golkar Usul Aturan Usia Presiden dan Wapres Dihapus
Dukung Revisi UU Kementerian Negara, Golkar Usul Aturan Usia Presiden dan Wapres Dihapus

Firman Soebagyo meminta agar revisi UU Kementerian Negara harus segera disahkan.

Baca Selengkapnya
Antisipasi agar Utang Tetap Dibayar, Petugas Bank Ini Buat Sumpah Nasabah Sebelum Pinjamkan Uang
Antisipasi agar Utang Tetap Dibayar, Petugas Bank Ini Buat Sumpah Nasabah Sebelum Pinjamkan Uang

Sudah banyak kasus di Indonesia yang menunjukkan nasabah lebih galak saat ditagih utang.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Nekat Tinggalkan Jabatan Mentereng di Bank, Pria Tulungagung Ini Pilih Buka Bisnis Cukur Rambut
Nekat Tinggalkan Jabatan Mentereng di Bank, Pria Tulungagung Ini Pilih Buka Bisnis Cukur Rambut

Sesaat setelah pensiun dini dari bank, orang tuanya sempat khawatir karena dia belum bekerja lagi dan bisnis yang dijalankan belum jelas nasibnya

Baca Selengkapnya
Gubernur BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Bakal Terus Menguat di Bawah Level Rp16.000 per USD
Gubernur BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Bakal Terus Menguat di Bawah Level Rp16.000 per USD

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pun yakin nilai tukar Rupiah akan terus menguat, ditopang kepercayaan investor dan pasar yang juga semakin besar.

Baca Selengkapnya
Usai Baliho Lulusan Paling Memalukan, Presiden Jokowi Absen Dies Natalies ke-74 UGM
Usai Baliho Lulusan Paling Memalukan, Presiden Jokowi Absen Dies Natalies ke-74 UGM

Ketua BEM KM UGM Gielbran Muhammad Noor menyerahkan sertifikat ini kepada seorang mahasiswa lain yang memakai topeng wajah Jokowi.

Baca Selengkapnya
Tak Dapat Uang Baru dan Masyarakat Setrika Uang Lama, Bank Indonesia Beri Respons Begini
Tak Dapat Uang Baru dan Masyarakat Setrika Uang Lama, Bank Indonesia Beri Respons Begini

Mencuci dan menyetrika akan mempercepat kerusakan uang.

Baca Selengkapnya
Bank Indonesia Bakal Buka Penukaran Uang di Titik Jalur Mudik, Syaratnya Cuma Butuh KTP
Bank Indonesia Bakal Buka Penukaran Uang di Titik Jalur Mudik, Syaratnya Cuma Butuh KTP

Bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang melalui pelayanan tersebut harus membawa indentitas seperti kartu tanda penduduk (KTP).

Baca Selengkapnya
Pemuda di Bogor Ini Pilih Resign dari Karyawan Bank Terkenal, Banting Setir Jualan Tauge, Kini Sukses dan Laku 250 Kg/Hari
Pemuda di Bogor Ini Pilih Resign dari Karyawan Bank Terkenal, Banting Setir Jualan Tauge, Kini Sukses dan Laku 250 Kg/Hari

Ia memilih resign dari pekerjaan mentereng di sebuah bank swasta terkenal Indonesia untuk berbisnis.

Baca Selengkapnya
Baca Juga