Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ganjil genap dinilai tak pengaruhi pembayaran pajak kendaraan

Ganjil genap dinilai tak pengaruhi pembayaran pajak kendaraan ganjil genap. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Pemberlakuan perluasan sistem ganjil genap sudah dilakukan sejak 1 Agustus. Tanggapan dari berbagai pihak bermunculan, termasuk dari netizen. Netizen yang 'gerah' dengan sistem tersebut kemudian menyampaikan keluhannya lewat berbagai meme kocak.

Salah satu meme membandingkan penggunaan jalan dengan kewajiban membayar pajak. 'Jika jalan hanya bisa dipakai pada waktu tertentu saja, kenapa pajak harus dibayarkan secara penuh'.

Menanggapi hal ini, Direktur Institute for Transportation and Development Policy (ITPD ) Indonesia, Yoga Adiwinarto mengatakan meme tersebut lahir dari masyarakat yang tidak paham aturan.

"Orang hanya ingin pakai saja. Tidak mau mikir susah dan mikir pajak," kata dia saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (4/8).

Meme tersebut muncul karena tidak paham bahwa pajak dikenakan kepada masyarakat atas kepemilikan atau penguasaan atas kendaraan.

"Lagipula alasan pajak kendaraan itu kan, Pajak Kendaraan Bermotor, dipungut pajak atas kepemilikan atau penguasaan kendaraan bermotor," kata dia.

"Jadi selama dia punya kendaraan, dia wajib bayar pajak," tegas dia.

Karena itulah, menurut dia meme sejenis tidak perlu terlalu ditanggapi secara berlebihan. "Saya biasanya jawabnya, memangnya mobilnya nggak bisa jalan di tempat-tempat lain di Jakarta?" tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP