Gaji Gubernur BI 55 kali lebih besar dibanding anak buahnya
Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat dan Bank Indonesia telah menyepakati anggaran tahunan Bank Sentral tersebut. Paling tidak Bank Sentral mengajukan dana operasional mencapai Rp 5,5 triliun. Dari dana tersebut paling tidak bank sentral akan menggelontorkan dana sebesar Rp 2,326 triliun untuk gaji pimpinan dan karyawan sepanjang 2013 mendatang.
Data dari DPR menyebutkan beda gaji antara pegawai terendah di Bank Indonesia dengan pimpinan atau Gubernur Bank Indonesia mencapai 55 kali. Namun, jika dibandingkan dengan gaji pimpinan Bank BUMN, seperti Mandiri mencapai 97 kali, BNI 80 kali dan dengan bank swasta terbesar Indonesia, BCA mencapai 228 kali.
Paling tidak, di 2013, gaji pokok pegawai Bank Indonesia, berdasarkan skala gaji maksimal setelah mengalami kenaikan tercatat untuk Gubernur BI sebesar Rp 199,34 juta. Untuk Deputi Gubernur Senior gaji sebesar Rp 169,44 juta, Deputi Gubernur BI sebesar Rp 123,10 juta, dan asisten gubernur Rp 99,67 juta.
Sementara untuk Direktur Eksekutif atau setingkat Direktur Senior akan mendapatkan gaji pokok Rp 83,06 juta. Level direktur mendapatkan gaji pokok Rp 57,68 juta, deputi direktur Rp 49,36 juta, manajer Rp26,18 juta. Sedangkan asisten manajer Rp 17,72 juta, staf Rp 12,72 juta dan asisten pelaksana Rp 6,15 juta.
Wakil Komisi XI DPR Harry Azhar Azis kenaikan gaji sesuai dengan besaran inflasi tahun 2012. Paling tidak maksimal gaji pokok Gubernur Bank Indonesia dengan penyesuaian inflasi dan tunjangan kinerja 6 persen mencapai Rp199,34. "Ini di luar tunjangan," katanya di Jakarta, Senin (10/12).
Tunjangan yang akan diterima para pegawai BI diantaranya fungsional, tunjangan insentif, tunjangan THR, tunjangan cuti tahunan dan tunjangan lembur.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui rencana anggaran operasional BI tahun 2013 sebesar Rp 5,5 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk tujuh pos operasional termasuk gaji karyawan sebesar Rp 2,326 triliun.
Sedangkan pos pengembangan dan pemeliharaan SDM dialokasikan sebesar Rp 1,555 triliun, logistik Rp 594 miliar. Pengeluaran penyelenggaran operasional kegiatan pendukung Rp 321 miliar.
Sementara program sosial Bank Sentral dan pemberdayaan sektor riil dianggarkan sebesar Rp 126 miliar. Pengeluaran untuk pajak diprediksi mencapai Rp 492 miliar dan terakhir adalah pos untuk cadangan anggaran sebesar Rp 135 miliar. Disisi lain untuk anggaran penerimaan operasional BI sebesar Rp 16,745 miliar. (mdk/arr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya