Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fadli Zon sebut pencopotan bos Pertamina penuh kepentingan politik

Fadli Zon sebut pencopotan bos Pertamina penuh kepentingan politik Fadli Zon di KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon angkat bicara terkait pencopotan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dan Wadirut Ahmad Bambang. Menurutnya, pencopotan kedua bos ini tak lepas dari kepentingan politik.

"Yang jelas pemerintah harus jelaskan ke publik tarik menarik sekarang tidak terpelas dari kepentingan politik dan bisnis walaupun kita tahu siapa yang bermain disitu," ujar Fadli Zon usai diskusi di Hotel Luwansa, Jakarta, Senin (6/2).

Fadli Zon menegaskan pemerintah harus membuka masalah yang terjadi di Pertamina. Hal ini agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.

"Tentu ada pertimbangan-pertimbangan cuma memang pemerintah menjelaskan sejauh mana sih masalahnya agar tidak timbulkan spekulasi ada, masalah Menteri BUMN kan direkomendasikan diganti tapi sampai sekarang tidak," katanya.

Dia mengusulkan nantinya orang nomor satu di Pertamina haruslah yang benar-benar profesional dan harus orang Pertamina. "Harus mengerti Pertamina yang bisa membuat Pertamina menjadi besar. Nah, harus yang ahli di bidangnya jangan dari BUMN lain," pungkasnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN, Gatot Trihargo mengatakan dicopotnya pemimpin perusahaan pelat merah energi ini sudah dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri BUMN.

"Bahwa pada pagi hari ini tadi sudah ada penyerahan surat keputusan (SK) pemberhentian Direktur dan Wakil Dirut PT Pertamina Persero. Baik Dwi Soetjipto dan Ahmad Bambang. Dan, mulai hari ini beliau diberhentikan sesuai SK Menteri BUMN," kata Gatot di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (3/1).

Dia menambahkan, alasan diberhentikannya Dwi Sutjipto dan Ahmad Bambang ini dikarenakan Pertamina membutuhkan penyegaran manajemen. Sehingga, dengan adanya perombakan jabatan ini diharapkan Pertamina bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya.

"Ini masalah leadership yang ada di Pertamina. Pertamina ke depan tanggung jawabnya luar biasa. Pertamina tugasnya strategis. Manajemen harus solid. Internal yang ada perlu ada penyegaran," imbuhnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP