Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ESDM sebut Pilkada hambat eksplorasi panas bumi

ESDM sebut Pilkada hambat eksplorasi panas bumi panas bumi. shutterstock

Merdeka.com - Pengembangan potensi geothermal atau panas bumi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) kerap mendapat pertentangan dari masyarakat. Penentangan ini semakin parah saat momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yunus Saefulhak. Menurutnya, upaya eksplorasi panas bumi sering dijadikan bahan kampanye para peserta Pilkada.

"Pertama, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang panas bumi. Kedua, (Hambatannya) biasanya, Pilkada," kata Yunus dalam diskusi Energi Kita yang digagas merdeka.com, RRI, Sewatama, IJTI, IKN dan IJO di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (13/11).

Yunus mencontohkan eksplorasi panas bumi kerap menjadi bahan kampanye hitam. Kurangnya pengetahuan masyarakat akan panas bumi, ditambah kampanye hitam, membuat salah satu sumber energi nasional ini ditolak.

"Calon satu menggagas untuk pengembangan panas bumi. Namun, di lawan pihak menentang itu dengan memberikan informasi negatif (eksplorasi panas bumi) ke masyarakat, untuk melawan calon lainnya," jelasnya lagi.

Indonesia sendiri merupakan negara ketiga terbesar di dunia penghasil panas bumi. Di mana sebanyak 40 persen potensi panas bumi dunia ada di Indonesia.

Akan tetapi, menurut Anggota Dewan Energi Nasional Syamsir Abduh, saat ini baru sekitar 4 persen energi panas bumi yang bisa dimanfaatkan di Indonesia.

"Ada 265 lokasi yang potensi untuk dikembangkan, salah satunya Ciremay," ujarnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP