ESDM: PLTG Tetap Jadi Andalan Saat Beban Puncak Listrik

Jumat, 25 Januari 2019 16:31 Reporter : Merdeka
ESDM: PLTG Tetap Jadi Andalan Saat Beban Puncak Listrik PLN. Istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral ‎(ESDM) menegaskan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) tetap menjdi andalan saat beban puncak. Oleh sebab itu tidak ada penurunan kapasitas pembangunan dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2019-2028.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, pembangkit yang menjadi andalan untuk memenuhi beban puncak harus memiliki karakter bisa dengan cepat mengalirkan listrik, hal ini ada pada PLTG yang stabil dalam menghasilkan pasokan listrik.

"Peaker itu justru harus cepat, begitu turun (daya) langsung cepat naik lagi,‎" kata Andy, di Jakarta, Jumat (25/1).

Andy melanjutkan, pemilihan PLTG sebagai andalan pemasok listrik saat beban puncak juga dapat‎ mengurangi penggunaan pembangkit dengan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebab jika mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) tidak bisa memasok listrik dengan cepat.

"Karena isinya nanti gimana? apakah EBT bisa secepat itu, energi primer kan nekan BBM, kan harus diturunin terus, kalau BBM turun gas turun gimana?, batu bara ramping time lama, masaknya lama, kecuali ada PLTU yg ramping time cepat dalam sekian menit,nah itu oke sama kaya gas," jelasnya.

Menurut Andy, dengan karakter PLTG yang bisa cepat mengalirkan listrik, maka target jumlah PLTG yang beroperasi tidak diubah dalam RUPTL 2019 -2028‎, sehingga porsi penggunaan bakar dalam target bauran energi. "22 persen tetep, tadinya mau turun tapi nggak jadi tetap stabil‎," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. ESDM
  2. Pltgu
  3. Pembangkit Listrik
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini