ESDM dorong kontraktor migas dan tambang libatkan masyarakat lokasi produksi
Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, meminta seluruh kontraktor yang menggarap berbagai Wilayah Kerja (WK) di Indonesia untuk melibatkan masyarakat dalam kegiatannya. Hal ini bisa menjadi konsep baru corporate social responsibility (CSR).
"Konsep CSR itu sudah harus dikembangkan. Coba libatkan masyarakat sekitar supaya dapat juga manfaat dari apa yang bapak kerjakan," ungkapnya dalam acara Penandatanganan Amandemen Kontrak Karya dan PKP2B, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (17/1).
Pelibatan masyarakat dalam proyek-proyek yang sedang dikerjakan, menurut dia, dapat dijadikan sebagai model CSR yang baru bagi setiap perusahaan. "Libatkan masyarakat setempat jadi bukan model CSR, dikasih apa, donasi apa, bukan. Dilibatkan dalam kegiatan. Jadi way of life mereka juga," kata dia.
"Sehingga rasa keadilan sosial juga ada. Masa kita aktivitas di daerah orang, kita jadi kaya masyarakat setempat tidak dapat apa-apa," lanjut Menteri Jonan.
Melibatkan masyarakat dalam usaha pengembangan WK, lanjut Menteri Jonan, akan memberikan manfaat baik bagi kontraktor maupun masyarakat sekitar.
Kontraktor dapat menjalankan pekerjaan dengan tenang, sementara masyarakat juga mendapat keuntungan yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka. "Karena ini hal yang bisa kita harapan tidak ada gejolak. Karena kalau banyak protes, banyak demo dan sebagainya, itu rugi," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya