Eropa Krisis Energi, Harga Batubara Tembus USD225 per Ton

Selasa, 25 Januari 2022 14:10 Reporter : Sulaeman
Eropa Krisis Energi, Harga Batubara Tembus USD225 per Ton batubara. Merdeka.com

Merdeka.com - Research & Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Girta Yoga memperkirakan harga komoditas energi dunia masih akan terus mengalami kenaikan selama tahun 2022. Mengingat, tingginya permintaan dari sejumlah negara di Benua Eropa yang mengalami krisis energi akibat musim dingin.

"Saat ini wilayah Eropa sedang mengalami musim dingin. Sehingga, komoditas energi pada tahun 2022 cenderung masih akan menguat," katanya dalam webinar Tren Perdagangan Komoditi di 2022, Jakarta, Selasa (25/1).

Yoga mencatat, harga komoditas energi batubara sediri pada 2021 lalu naik menjadi USD225 per ton. Angka ini menjadi yang tertinggi lebih dari 10 tahun terakhir.

Selain batubara, harga minyak mentah dunia di tahun lalu juga menembus USD 80 per barel. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

"Lalu, gas alam di atas USD 5 per mmbtu. Ini tertinggi dalam tujuh tahun terakhir," tutupnya. [azz]

Baca juga:
Erick Thohir Dorong Hilirisasi Batubara untuk Kurangi Ketergantungan Impor LPG
Menteri Bahlil: Investasi DME di Muara Enim Bukan dari Jepang atau China
Presiden Jokowi Instruksikan Proyek Hilirisasi Batubara Beroperasi dalam 30 Bulan
Investasi Rp33 T Proyek Hilirisasi Batubara Terbesar Kedua di 2022 Setelah Freeport
Jokowi Soal Hilirisasi Batubara: Berpuluh Tahun Kita Nyaman Impor
Resmikan Proyek Hilirisasi Batubara, Jokowi Singgung Subsidi LPG Capai Rp 70 T

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini