Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dulu Jual Kain, Pria Ini Kini Jadi Raja PO Bus dan Kuasai Jalanan Jakarta

Dulu Jual Kain, Pria Ini Kini Jadi Raja PO Bus dan Kuasai Jalanan Jakarta<br>

Dulu Jual Kain, Pria Ini Kini Jadi Raja PO Bus dan Kuasai Jalanan Jakarta

Siapa sangka, pada awalnya pria asal Tasikmalaya tersebut awalnya berprofesi sebagai penjual kain bodasan, dan bahan untuk pembuatan batik.

Bagi sebagian warga Jakarta dan sekitarnya mungkin sudah tak asing dengan PO Bus Mayasari Bakti.

Mengingat, perusahaan ini menguasai angkutan bus menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya.


Tak hanya itu, Mayasari Bakti juga memperluas bisnis dengan mengoperasikan armada untuk layanan Transjabodetabek, Patas, Transjakarta, dan reguler.


Tak heran, jika Mayasari Bakti menjadi salah satu perusahaan angkutan bus tersukses di Indonesia.

Lantas siapa pemilik PO Bus Mayasari Bakti?


Melansir dari berbagai sumber, pemilik Bus Mayasari Bakti merupakan seorang pria asal Tasikmalaya, Jawa Barat, bernama Engkud Mahpud.

Siapa sangka, pada awalnya pria asal Tasikmalaya tersebut awalnya berprofesi sebagai penjual kain bodasan, dan bahan untuk pembuatan batik.

Kemudian pada tahun 1964, Engkud mendirikan PO Bus Mayasari Bakti yang beroperasi secara terbatas di beberapa daerah wilayah Jawa Barat.

Saat itu, Mayasari Bakti hanya memiliki dua rute yakni, Tasikmalaya ke Cirebon dan Tasikmalaya-Bandung.

Pada tahun 1969, Engkud berhasil mengembangkan jangkauan bisnis Mayasari Bakti hingga ke DKI Jakarta.

Saat itu, Jakarta dipimpin oleh Gubernur Ali Sadikin, di mana pada tahun tersebut juga berganti nama menjadi PT Mayasari Bakti dari PO Mayasari Bakti.


Akan tetapi, pada tahun 2010 Engkud Mahpud yang merupakan pemilik sekaligus pendiri Mayasari Bakti meninggal dunia di usia 78 tahun.

Kini, bisnis Mayasari Bakti dilanjutkan oleh anak-anaknya Engkud Mahpud.

Saat ini, armada bus yang dimiliki Mayasari Bakti sekitar 2.000 hingga 2.500 unit.

Bahkan, yang dimiliki keluarga Engkud Mahpud terus menjalar ke sektor lainnya, seperti rumah sakit, properti, transportasi hingga manufaktur.


Untuk harta kekayaan yang dimiliki oleh keluarga Mahfud tentu sudah tidak bisa diragukan lagi, karena lini bisnis yang diembannya pun menjalar ke berbagai sektor.

Kenalan sama Aina, Pramugari Bus Cantik yang Siap Layani Pemudik
Kenalan sama Aina, Pramugari Bus Cantik yang Siap Layani Pemudik

Aina pun sempat mengaku tidak terbayang sebelumnya akan bekerja sebagai pramugari bus.

Baca Selengkapnya
Terlibat Kecelakaan KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, Ini Sejarah Panjang Bus Primajasa
Terlibat Kecelakaan KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, Ini Sejarah Panjang Bus Primajasa

Sejarah panjang bus Primajasa yang menjadi korban kecelakaan maut di tol Jakarta-Cikampek KM 58 pada Senin (8/4) pagi.

Baca Selengkapnya
Rincian Tarif Tol Trans Jawa untuk Liburan Tahun Baru, Jakarta-Surabaya Rp841.000
Rincian Tarif Tol Trans Jawa untuk Liburan Tahun Baru, Jakarta-Surabaya Rp841.000

Besaran tarif tol Trans Jawa ini bisa menjadi acuan bagi para pemudik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang ingin berpergian di libur akhir tahun.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Seorang Pria Babak Belur Diamuk Warga Saat Hendak Curi Motor di Koja Jakut, Begini Kronologinya
Seorang Pria Babak Belur Diamuk Warga Saat Hendak Curi Motor di Koja Jakut, Begini Kronologinya

Dugaan pencurian sepeda motor itu terjadi di Jalan Batu Tumbuh IV, Tugu Selatan, Koja Jakarta Utara.

Baca Selengkapnya
Cerita Sesaat Setelah Sopir Bus Primajasa Terlibat Kecelakaan, Telepon Keluarga dengan Nada Lirih
Cerita Sesaat Setelah Sopir Bus Primajasa Terlibat Kecelakaan, Telepon Keluarga dengan Nada Lirih

Dengan suara bergetar Heri, sopir bus Primajasa yang selamat dari kecelakaan menghubungi keluarganya

Baca Selengkapnya
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 2.258 Bus AKAP untuk Pemudik Lebaran 2024
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 2.258 Bus AKAP untuk Pemudik Lebaran 2024

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin mengatakan, ribuan bus AKAP yang disiapkan itu berasal dari 152 Perusahaan Otobus (PO).

Baca Selengkapnya
Palak Pedagang, Seorang Preman Tewas Ditikam di Pasar Baru Bekasi
Palak Pedagang, Seorang Preman Tewas Ditikam di Pasar Baru Bekasi

Seorang pria tewas seusai terlibat perkelahian di Pasar Baru Bekasi, Jalan Ir H Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (27/12) pagi.

Baca Selengkapnya
56 Persen Tiket Kereta Jarak Jauh Angkutan Lebaran Sudah Terjual
56 Persen Tiket Kereta Jarak Jauh Angkutan Lebaran Sudah Terjual

PT KAI menyelenggarakan masa angkutan Lebaran tersebut yang dimulai pada 31 Maret sampai dengan 22 April.

Baca Selengkapnya
Kisah Haru Pak Alam, Penjual Tisu Keliling yang Jualan Sambil Gendong Anaknya
Kisah Haru Pak Alam, Penjual Tisu Keliling yang Jualan Sambil Gendong Anaknya

Pak Alam berjualan tisu keliling dari Cikarang ke Jakarta. Ia naik kereta bersama putranya Sultan.

Baca Selengkapnya