DPR Dorong Peningkatan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif Trenggalek Lewat Pelatihan Digital
Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong peningkatan kapasitas pelaku Ekonomi Kreatif Trenggalek melalui pelatihan Generasi Melek Digital (Genmatic) untuk menjawab kebutuhan ekonomi dan optimasi digital.
Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini secara aktif mendorong peningkatan kapasitas para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Dorongan ini diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan Generasi Melek Digital (Genmatic), sebuah program strategis dari Kementerian Ekonomi Kreatif yang menargetkan kreator konten, pelaku UMKM digital, serta pebisnis kreatif di daerah tersebut. Inisiatif ini dilaksanakan di Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Minggu (16/11), sebagai langkah konkret untuk memperkuat sektor ekonomi lokal.
Pelatihan Genmatic ini dihadirkan sebagai respons terhadap tantangan ketidakpastian ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, khususnya di era digital. Novita Hardini, yang membidangi sektor perindustrian, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi di Komisi VII DPR, menekankan pentingnya program ini. Tujuannya adalah membekali peserta dengan keterampilan esensial dalam memanfaatkan gawai untuk produksi konten, strategi pemasaran digital, serta penciptaan peluang usaha yang berbasis teknologi.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat mengoptimalkan waktu luang mereka di rumah menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan. Novita menyatakan, "Kami mencoba memberikan solusi konkret agar masyarakat bisa menghasilkan pendapatan dari handphone-nya. Waktu yang dimiliki di rumah bisa dioptimalkan menjadi peluang cuan." Pelatihan ini tidak hanya bermanfaat bagi pelaku ekraf, tetapi juga perangkat daerah dalam memperkuat promosi potensi wisata, kuliner, dan produk lokal Trenggalek.
Transformasi Digital untuk Ekonomi Kreatif Trenggalek yang Kompetitif
Transformasi digital menjadi kunci utama untuk menjadikan sektor ekonomi kreatif di Trenggalek lebih kompetitif dan berdaya saing di pasar yang semakin global. Novita Hardini menegaskan bahwa cara kerja konvensional tidak lagi relevan dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini. Ia menjelaskan, "Tidak bisa lagi bekerja secara konvensional. Transformasi ini sudah saya dorong sejak 2020 dan terus kami lanjutkan."
Inisiatif ini diharapkan dapat membawa hasil nyata bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi daerah secara signifikan. Dengan adopsi teknologi digital, pelaku ekonomi kreatif Trenggalek dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan efisiensi operasional mereka. Peran pemerintah daerah dan dukungan dari anggota DPR menjadi vital dalam keberlanjutan program-program semacam ini.
Materi pelatihan Genmatic dirancang untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Peserta dibimbing untuk memahami bagaimana memanfaatkan platform digital secara efektif untuk mempromosikan produk dan jasa mereka. Hal ini mencakup teknik pembuatan konten yang menarik, strategi pemasaran di media sosial, hingga analisis data untuk mengukur keberhasilan kampanye digital.
Meningkatkan Kualitas Konten dan Promosi Digital
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan Founder Kasihsolusi, Deryansha Azhary, sebagai narasumber utama yang memberikan mentoring langsung kepada peserta. Deryansha membimbing pelaku industri kreatif dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, pariwisata, otomotif, hingga fesyen. Salah satu fokus utama adalah cara meningkatkan penayangan (views) konten secara organik, sebuah aspek krusial dalam pemasaran digital.
Deryansha menekankan bahwa peran kreator konten kini sangat menentukan keberhasilan promosi produk hingga destinasi wisata. Ia menjelaskan, "Orang sekarang percaya karena persuasi. Makanya konten kreator itu penting. Kita bedah langsung masalah mereka, kenapa views rendah dan bagaimana memperbaikinya secara konkret." Pendekatan personal ini memungkinkan peserta untuk mendapatkan solusi spesifik atas tantangan yang mereka hadapi dalam mempromosikan usaha mereka.
Salah satu peserta, kreator konten lokal Ria Husna, memberikan apresiasi tinggi terhadap materi yang disampaikan. Menurutnya, materi tersebut sangat aplikatif dan memberikan wawasan baru yang berharga. Ria Husna mengungkapkan, "Terlalu mendaging. Bukan hanya soal bikin konten, tapi hook yang membuat konten lebih dilihat orang. Semoga pelatihan seperti ini lebih sering digelar." Deryansha Azhary juga mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan keterlibatan Novita Hardini dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif daerah, bahkan berkomitmen untuk membantu pelatihan serupa tanpa biaya jika dibutuhkan kembali.
Sumber: AntaraNews