Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dorong UKM Go Digital, Indonesia Harus Tiru Alibaba

Dorong UKM Go Digital, Indonesia Harus Tiru Alibaba Alibaba.com. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengatakan, Indonesia harus meniru Alibaba dalam melibatkan Usaha Kecil Menengah (UKM) masuk ke perdagangan online atau e-commerce. Selama ini, dia menilai banyak UKM Indonesia yang hanya sebagai penonton.

"Alibaba itu punya Taobao. Jadi Taobao kerja sama dengan pemerintah China. Pemerintah tugasnya membiayai infrastruktur di desa terkecil mulai listrik hingga internet. Nah, tugas Alibaba dan Taobao mereka agregator menyerap produk lokal itu," ujar Bhima di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (19/9).

Dia menjelaskan, China merupakan salah satu negara yang sangat peduli dengan produksi lokal negaranya. Melalui e-commercenya negara tirai bambu itu berinvestasi membangun infrastruktur yang layak dan tepat guna agar seluruh produk masyarakat terpasarkan ke seluruh dunia. Terbukti, negara itu pengekspor barang terbesar.

Konsep kerja sama tersebut sangat bisa dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Dengan terserapnya produk lokal maka, produk Indonesia bisa dikenal luas dan masyarakat tertarik. Hal ini juga akan membantu perekonomian di pelosok daerah.

"Ini bisa dilakukan di Indonesia. kenapa kita enggak mengadopsi. Pasar kita besar, penduduk ada 260 juta. Kenapa kita tidak menggarap pasar ini untuk memajukan UKM kita. Jangan sampai masyarakat malah menjadi pasar barang China," jelas Bhima.

Dia menambahkan, dengan adanya konsep tersebut, maka pergerakan ekonomi Indonesia tak lagi terpusat di Jawa. Pemerataan ekonomi hingga ke daerah pelosok bisa dilakukan melalui hal ini. "Masa enggak bisa di Sulawesi atau Kalimantan. Mereka bisa jadi penghasil barang juga," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP