Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DNI dicabut, 500 layar film akan dibangun setiap tahun

DNI dicabut, 500 layar film akan dibangun setiap tahun Bioskop berkasur di Palembang. ©2017 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Ricky Joseph mengakui sejak di cabut dari Daftar Negatif Investasi (DNI), investasi di sektor perfilman semakin menggeliat. Salah satunya, banyaknya investasi bioskop-bioskop di Tanah Air.

"Terutama di dua aspek, produksi (coproduksi) dan distribusi berupa penambahan layar. Ini artinya kesempatan yang banyak ditangkap para pelaku film nasional," ujar Ricky di Jakarta, Rabu (8/2).

Dia melihat potensi industri film Indonesia saat ini sangat besar. Lebih lanjut, kata Ricky, peluang film nasional untuk mencapai box office 10 juta penonton bisa tercapai. Dengan catatan, perizinan untuk investasi dipermudah.

"Karena kalau bicara rasio penonton dan layar, potensi industri film Indonesia besar sekali. Layar kita sekarang 1.200 dengan jumlah penduduk 260 juta. Bandingkan dengan Korea, layarnya sekitar 3.000 dengan jumlah penduduk sekitar 60 juta. Box office Korea 10 juta penonton. Sedangkan, box office Indonesia cuma 2 juta. Jika kita bisa dorong 3.000 layar di Indonesia dalam 10 tahun ke depan, artinya peluang film nasional kemungkinan juga bisa mencapai box office 10 juta penonton," tegasnya.

Bahkan, Ricky optimis setelah dicabut dari DNI, Indonesia dapat menambah minimal 500 layar dalam setahun dan ini akan difokuskan di daerah-daerah. "Salah satu yang penting pasca pencabutan film dari DNI adalah adanya bebagai paket insentif untuk penyebaran layar. Misalnya, kita memberi insentif pajak lebih bagi investor yang membuka layar di kota yang belum ada bioskop. Sehingga mendorong penyebaran layar. Itu yang sedang kita dorong," jelasnya.

Setelah pencabutan dari DNI, Bekraf memprediksi produksi film akan terus meningkat. Di tahun 2017, lanjutnya, judul film yang diproduksi mencapai 200 judul film.

"Kalau produksi film akan meningkat berapa setelah pencabutan DNI, belum bisa diproyeksikan. Ini kan baru tahun lalu. Tapi produksi di tahun 2016 saja kurang lebih 185 judul film. Jadi tahun 2017, kemungkinan bisa 200 judul film," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP