Di pameran seafood AS, produk perikanan Indonesia laris manis
Merdeka.com - Indonesia berhasil mencetak sukses di Seafood Expo North America (SENA) pada 19-21 Maret 2017. Di pameran yang digelar di Boston, Massachusetts (AS) tersebut, nilai penjualan produk perikanan Tanah Air mencapai USD 58 58 juta atau setara Rp 754 miliar (asumsi kurs: Rp 13 ribu per dolar AS).
"Pangsa pasar produk perikanan Indonesia di AS cukup menjanjikan," kata Atase Perdagangan RI di Washington D.C Reza Pahlevi, dalam siaran pers, kemarin.
Tahun lalu, nilai ekspor ikan dan produk perikanan Indonesia sebesar USD 1,17 miliar. Tumbuh sekitar 1,41 persen ketimbang tahun sebelumnya.
"Udang, tuna, dan kepiting atau rajungan asal Indonesia cukup mendominasi di pasar produk perikanan AS."
Negara Paman Sam merupakan importir ikan dan produk perikanan terbesar di dunia. Sebesar 85 persen-90 persen ikan dan produk perikanan yang dikonsumi warga AS berasal dari luar negeri.
Tahun lalu, nilai impor ikan dan produk perikanan AS mencapai USD 14,6 miliar.
"Pasar AS dipengaruhi secara signifikan oleh generasi milennial yang menuntut pentingnya aspek organik, keberlanjutan, dan keterlacakan," kata Reza.
“Diharapkan pelaku usaha produk perikanan dapat memperhatikan aspek-aspek yang semakin menjadi keniscayaan tersebut."
Di Sena 2017, Indonesia mendirikan paviliun seluas 270 meter persegi. Ditempati sebanyak 18 perusahaan produk perikanan Indonesia.
"Partisipasi Indonesia merupakan prakarsa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan KBRI Washington D.C dan KJRI New York." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya