Di Depan Sri Mulyani, Bupati Demak Minta Pemerintah Pusat Atasi Banjir Rob di Pantura

Kamis, 10 Maret 2022 10:45 Reporter : Anisyah Al Faqir
Di Depan Sri Mulyani, Bupati Demak Minta Pemerintah Pusat Atasi Banjir Rob di Pantura Banjir Rob di Demak. ©2021 AFP/AFP/DASRIL ROSZANDI

Merdeka.com - Bupati Demak, Eisti'anah meminta bantuan pemerintah pusat untuk mengatasi banjir rob yang sering terjadi di sepanjang wilayah pantai utara (pantura). Eisti menyebut, Pemda sudah tidak sanggup lagi mengatasi bencana alam yang menjadi isu strategis di Demak.

"Beginilah kondisi Demak yang butuh bantuan dari pusat karena isu utamanya ini rob. Sepanjang pantura kondisinya rob," kata Eisti kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menghadiri acara Kick Off Sosialisasi UU Harmonisasi Keuangan Daerah dan Pusat (HKPD) di Demak, Jawa Tengah, Kamis (10/3).

Eisti mengatakan, dia telah meminta bantuan kepada pemerintah provinsi Jawa Tengah. Hanya saja pihak Pemprov pun sudah angkat tangan. Sehingga sebagai kepala daerah, dia meminta bantuan pemerintah pusat untuk turun tangan mengatasi masalah.

"Dalam kesempatan ini kami minta bantuan pusat. Kami sudah dengan provinsi tapi provinsi sudah tidak sanggup, Ibu, " ungkapnya.

Dia menceritakan, saat ini masyarakat yang tinggal di pantura bekerja hanya untuk membeli tanah urugan. Menahan debit air yang masuk ke pemukiman. Bahkan saat ini tidak sedikit atap rumah dengan air hanya berjarak 1 meter.

"Masyarakat bekerja cuma untuk beli urugan tanah," kata dia.

2 dari 2 halaman

Minta Sri Mulyani Jadi Jembatan

Sejauh ini Pemda Demak hanya bisa melakukan hal serupa. Menahan agar air rob dari pantai untuk tidak membanjiri rumah-rumah warga.

Untuk itu dia meminta Sri Mulyani untuk menjadi jembatannya kepada Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono agar bisa memberikan solusi dalam mengatasi masalah banjir rob.

"Kami mohon sekali lagi, agar ibu bisa berkoordinasi dengan PUPT dan menjadikan isu strategis in bisa terkendali. Mumpung pusat lagi turun ke daerah, jadi saya mohon bantuannya," pungkasnya. [idr]

Baca juga:
Banjir Kembali Landa Jember, 455 Warga Terdampak dan Tiga Rumah Rusak
BPBD Pamekasan Keluarkan Peringatan Dini Pasang Air Laut Maksimum
BMKG Prediksi Banjir Pesisir Terjadi di Lima Pulau NTT
Kondisi Pelabuhan Kali Adem di Muara Angke yang Terendam Banjir Rob
Banjir Rob Landa 5 Desa di Kabupaten Bekasi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini