Derita Jual Emas Perhiasan: Banyak Potongan dan Ditolak Toko yang Berbeda
Merdeka.com - Mungkin, hampir semua masyarakat suka memakai emas perhiasan untuk mempercantik diri sekaligus investasi. Namun ternyata, jika emas tersebut dijual kembali ke toko emas, maka toko memberikan potongan harga yang lumayan besar.
Belum lagi jika emas tersebut mengalami kerusakan atau patah, maka bisa dapat potongan yang jauh tinggi.
Hal tersebut dirasakan langsung oleh ibu rumah tangga Maya (56). Dia mengatakan, potongan harga emas 23 karat lebih tinggi dibandingkan dengan emas 22 karat. Potongan tersebut per gram-nya bisa mencapai Rp40.000 hingga Rp50.000.
Belum lagi jika emas tersebut mengalami kerusakan seperti patah atau ada komponen yang hilang, bisa mendapatkan potongan hingga Rp100.000 hingga Rp150.000.
"Kalau beli emas 22 karat itu kan potongan nya cuma Rp20.000 ya, kalau emas 23 karat padahal harganya lebih mahal tapi potongan juga mahal," ujar Maya kepada Merdeka.com, Selasa (25/10).
Tak Ada Kuitansi
Dia menjelaskan, menjual emas dengan keadaan tidak ada kuitansi akan mendapatkan potongan yang tinggi. Apalagi jika kadar emasnya semakin tinggi, maka harga potongannya pun akan semakin tinggi.
"Iya rugi, kita beli emas 23 karat harganya mahal kan dibanding 22 karat, tapi potongan kalau emas rusak atau kuitansi hilang lumayan juga," terang dia.
Kata dia, jika menjual emas tersebut di toko berbeda ada yang toko emasnya mau membeli dengan potongan harga Rp100.000 hingga Rp150.000 ada juga yang tidak mau membelinya.
"Biasanya pada nolak untuk dibeli lagi kalau beda toko, kalaupun bisa potonganya tinggi banget. Kan sayang uangnya," tambah dia.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya