Deretan Saham yang Cocok Bagi Investor Pemula

Kamis, 6 Januari 2022 13:00 Reporter : Anggun P. Situmorang
Deretan Saham yang Cocok Bagi Investor Pemula investasi. shutterstock

Merdeka.com - Dalam berinvestasi perlu memahami karakteristik dari instrumen investasi yang dipilih, termasuk ketika memilih saham sebagai instrument investasi dalam portofolio investasi. Saham adalah instrumen investasi dengan priode investasi medium to long (menengah-panjang).

Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan ada beberapa hal yang dipahami ketika berniat meletakkan dana di pasar saham. Beberapa risiko tinggi yang mengiringi investasi ini di antaranya adalah penurunan harga saham, likuiditas dan volatilitas.

"Jadi investor harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan investasinya," kata Alfred kepada merdeka.com, Jakarta, Kamis (6/1).

Alfred mengatakan, langkah investasi tidak boleh sampai missmatch. Misalnya, dana jangka pendek digunakan untuk investasi saham. Mengingat tujuan investasi ini bukan untuk jangka pendek.

"Jadi jangan sampai missmatch jangka pendek versus pangka panjang)," katanya.

Untuk pemula, kata Alfred, bisa menggunakan jasa manajer investasi dengan membeli produk reksadana. Di sini investor bisa berproses dalam mengenal investasi di pasar keuangan (saham).

"Investor bisa memilih reksadana apa dengan melihat historis performa atau track record manajer invetasinya," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Rekomendasi Saham Bagi Pemula

Pemula yang ingin berinvestasi langsung dengan membuka rekening saham, penting untuk mengetahui atau mengenal jenis saham yang di beli. Sebab membeli saham sama dengan membeli perusahaan.

"Jadi harus tahu apa bisnisnya, bagaimana track record fundamental dan image perusahaannya," katanya.

Dalam memudahkan dalam menentukan saham apa yang dibeli dari 700 saham yang ada di bursa, bisa menggunakan pengelompokan yang dibuat oleh bursa seperti saham LQ45, IDX30 atau Kompas 100 dan indeks lainnya. Di mana angota saham dari indeks-indeks tersebut sudah mengalami penyaringan baik untuk historis fundamental dan juga likuiditasnya.

Pemilihan saham bisa secara top down, jadi investor pemula bisa memutuskan sektor atau industri mana yang akan di pilih. Setelah diputus baru memilih sahamnya, dan untuk pemilihan bisa menggunakan metode perbandingan.

Semisal pilihannya jatuh ke sektor telekomunikasi ada TLKM, ISAT, EXCL, FREN. Lalu tinggal membandingkan keempat emiten tersebut mana yang murah, mana yang memiliki pertumbuhan yang lebih besar, mana yang masuk kedalam indeks LQ semisal dan berbagai kategori perbandingan yang bisa digunakan.

"Untuk pemula, saya lebih merekomendasikan saham-saham first liner atau saham-saham yang menjadi pemimpin pasar disektornya, seperti ASII di otomotif, TLKM di telekomunikasi, BBRI di perbankan, PGAS untuk energi," tandasnya. [azz]

Baca juga:
Kelebihan dan Kekurangan Tabungan Emas, Pahami Sebelum Berinvestasi
Polri: 6 dari 18 Perkara Investasi dan Asuransi Bodong Sudah P21
Ini Daftar Istilah di Dunia Investasi Pasar Modal, Investor Pemula Wajib Tahu
Simak, Syarat dan Cara Lengkap Buka Rekening Saham untuk Investor Baru
Lelang SUN Perdana Awal Tahun Diburu Investor, Penawaran Masuk Tembus Rp77 Triliun
Kadin Sebut Larangan Ekspor Batubara akan Ganggu Iklim Investasi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini