Demo Omnibus Law Seret Rupiah ke Zona Merah Saat Penutupan

Selasa, 13 Oktober 2020 17:02 Reporter : Anisyah Al Faqir
Demo Omnibus Law Seret Rupiah ke Zona Merah Saat Penutupan Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Rupiah hari ini ditutup melemah tipis 25 poin. Ini sesuai prediksi di level 14.725 dari penutupan sebelumnya di level 14.700. Dalam perdagangan besok pagi, mata uang rupiah kemungkinan akan bergerak fluktuatif.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, menilai kondisi ini dipicu pasar sedang memantau demontrasi UU Omnibus Law siang tadi. Pihak keamanan terus bersiaga dan mengawal demonstrasi agar tidak ada pihak penyusup yang memanfaatkan situasi tersebut. Sehingga demonstrasi berjalan lancar dan tidak terjadi anarkisme.

"Keamanan yang ketat menambah kepercayaan pasar sehingga apa yang ditakutkan oleh pasar akan terjadi huru hara menjadi sirna," tutur Ibrahim dalam siaran persnya, Jakarta, Selasa (13/10).

Disamping itu, UU Omnibus Law yang sudah di setujui DPR dan disahkan oleh pemerintah akan membawa berkah bagi perkembangan ekonomi di masa mendatang.

Selain itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 12-13 Oktober 2020 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 4 persen. BI sudah menahan bunga acuan ini 4 bulan berturut-turut.

"BI memandang bunga acuan tersebut masih inline dalam mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19," kata dia.

Baca Selanjutnya: Faktor Eksternal...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini