Darmin sebut PLTU Tabalong penuhi kebutuhan listrik di Kalimantan
Merdeka.com - Menteri Perekonomian, Darmin Nasution mengapresiasi PT Tanjung Power Indonesia (TPI) atas tercapainya kesepakatan pembiayaan (Financial Close) untuk proyek pembangkit listrik bertenaga batubara 2x100 MW Di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Proyek ini dinilai akan memenuhi kelistrikan di daerah setempat.
"Ini merupakan perubahan dari kurang listrik ke cukup listrik itu luar biasa. Selamat atas Financial Close untuk TPI dan tentu juga kepada pihak PT Adaro. Saya ucapkan selamat juga dari pihak korea," ujar Darmin di Hotel SangriLa, Jakarta, Selasa (7/2).
Darmin mengatakan pengurusan kesepakatan pembiayaan ini berjalan lancar. Di antaranya, pengurusan tata ruang juga sampai dengan persoalan analisis dampak lingkungan (amdal).
"Juga pembiayaan termasuk hal-hal teknis. Peraturan baik pusat maupun daerah. Masalah sosial juga, sehingga hari ini kita menyaksikan financial closed," ungkap Darmin.
Mantan Gubernur Bank Indonesia ini mengatakan pembangkit listrik bertenaga batubara di kabupaten Tabalong ini, merupakan bagian dari percepatan program kedua yang sampai sekarang masih ada yang belum selesai. Namun, pencapaian pada proyek ini merupakan hasil kerja keras semua pihak.
"Yang tadinya 7.000 MW terus di takeover pelaksanaanya di 35.000 mw. Ini direncanakan selesai pada 2014-2019. Ini CODnya akan tercapai sesuai dengan jadwal. Berdasarkan rencana usaha penyediaan tenaga listrik dan UPTL 2016-2025 kebutuhan listrik di kalimantan mencapai 5,5 GW per tahun," tegasnya.
Darmin mengatakan dengan pembangunan ini tentu akan memperkuat sistem ketenagalistrikan dalam memenuhi kebutuhan di Kalimantan Selatan. Selain itu, kebutuhan industri dan rumah tangga pasti akan terpenuhi dengan adanya pembangunan proyek senilai Rp 7,2 triliun ini.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya