Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dalam Sebulan, Nilai Transaksi Toko Kelontong SRC Tembus Rp31 Miliar

Dalam Sebulan, Nilai Transaksi Toko Kelontong SRC Tembus Rp31 Miliar LinkAja. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Jaringan toko kelontong tergabung sebagai mitra PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp31 miliar sepanjang 2 Agustus sampai September 2021. Adapun nilai transaksi itu berasal dari sebanyak 21.000 toko kelontong SRC turut berpartisipasi dalam kegiatan peringatan HUT RI ke-76.

"Hal tersebut membuktikan komitmen SRC dalam memperkuat ekosistem digital, khususnya layanan keuangan berbasis digital di toko kelontong," ujar Direktur PT SRCIS, Rima Tanago di Jakarta, Senin (13/9).

Dia mengatakan, besarnya nilai transaksi tersebut berasal dari transaksi yang dilakukan melalui aplikasi Pojok Bayar. Platform Payment Point Online Bank (PPOB) Pojok Bayar ini merupakan inovasi toko kelontong SRC yang memudahkan transaksi nontunai bagi pelanggan.

"Pojok Bayar dihadirkan untuk memberikan pengalaman lebih kepada pelanggan saat berbelanja di toko kelontong SRC. Platform ini diharapkan memudahkan masyarakat dan turut membantu meningkatkan literasi digital di bidang layanan keuangan, termasuk juga meningkatkan pendapatan pemilik toko kelontong dengan berbagai layanan pembayaran yang ada," kata Rima.

Selain sebagai media transaksi untuk produk yang ada di toko, aplikasi Pojok Bayar dapat menjadi sumber pendapatan tambahan karena mampu memberikan layanan beragam produk digital, seperti pulsa, token listrik, PDAM, paket data, dan voucher gim.

Melalui Pojok Bayar, toko kelontong SRC diharapkan dapat bersaing dengan peritel modern karena platform ini telah dilengkapi dengan produk digital lainnya seperti dompet digital, dan juga fitur untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan.

Rima berharap, berbagai pencapaian yang diperoleh SRCIS melalui toko kelontong dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, terlebih dalam kondisi pandemi seperti saat ini.

"Pelaku UMKM di Indonesia, khususnya toko kelontong harus terus didukung untuk tumbuh melalui pembinaan berkelanjutan sehingga kontribusinya kepada ekonomi makin besar," ujar Rima.

Seperti diketahui, pada tahun 2021, pemerintah menargetkan kontribusi UMKM pada PDB sebesar 62,36 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), dan naik menjadi 65 persen pada tahun 2024.

Dia menambahkan, torehan nilai transaksi besar ini berhasil membawa capaian Rekor MURI. "Kami bersyukur dan berterima kasih kepada mitra toko kelontong SRC atas upaya dan kerja kerasnya sehingga berhasil memecahkan rekor MURI," tandasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP