Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Daftar Bisnis Luhut Panjaitan Melalui Yayasan Del

Daftar Bisnis Luhut Panjaitan Melalui Yayasan Del Luhut Pandjaitan. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Siapa yang tak kenal dengan nama Luhut Binsar Pandjaitan. Saat ini dia tengah menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi. Luhut juga pernah mencicipi kursi Menko Politik, Hukum dan HAM serta Kepala Kantor Staf Kepresidenan selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Jauh sebelum menjadi pejabat negara, Luhut bersama istrinya mendirikan Yayasan Del di Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Yayasan ini berdiri sejak tahun 2001 dengan tujuan menghadirkan akses pendidikan berkualitas di daerah terpencil demi menyetarakan kompetensi masyarakat daerah.

"Kami percaya bahwa faktor pendidikan menjadi salah satu fondasi dalam mengembangkan sumber daya manusia," kata Luhut seperti dikutip dari laman del.or.id, Jakarta, Kamis (27/1).

Dua puluh tahun berlalu, Yayasan Del kini telah memiliki 6 bisnis di sektor pendidikan dan fesyen. Mulai dari sekolah tingkat kelompok bermain anak hingga perguruan tinggi, perusahaan penyiaran hingga fesyen. Apa saja yang menjadi bisnis Luhut di sektor ini, berikut ulasannya untuk Anda:

1. Institut Teknologi (IT) Del

Politeknik Informatika Del pertama kali didirikan pada tahun 2001. Tahun 2013 status kampus ini naik menjadi institut.

Sejak didirikan, Institut Teknologi Del menggunakan kurikulum yang mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi tenaga kerja yang andal. Lulusan IT Del diharapkan memiliki hard-skill dan soft-skill yang mumpuni.

2. Sekolah NOAH

Tahun 2007, Yayasan Del mendirikan Sekolah NOAH. Sekolah ini menggunakan kurikulum berstandar internasional yakni Cambridge di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Mulanya Sekolah NOAH ini hanya membuka kelompok belajar (playgroup) dan Taman Kanak-kanak (TK). Namun seiring berjalannya waktu tahun 2017, sudah ada pendidikan tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Biaya menyekolahkan anak di Sekolah NOAH untuk Playgroup dan TK berbeda di setiap tingkatannya. Pada tahun 2019 biaya untuk kelas bermain (KB) anak usia 2-3 tahunRp 7,5 juta per tahun, KB 3-4 tahun Rp 9,1 juta.

Sementara itu untuk Kindergarten A sebesar Rp 10,2 juta per tahun dan untuk Kindergarten B Rp 11,3 tahun per tahun. Biaya tersebut diluar uang starter pack dan ekstrakurikuler yang diikuti anak.

3. SMA Unggul Del

Tak berhenti di situ, tahun 2012, Yayasan Del mendirikan sekolah tingkat atas (SMA) bertaraf internasional. Diberi nama SMA Unggul Del.

Tahun ini SMA Unggul genap 10 tahun. Tetapi sederet prestasi di bidang akademik dan non-akademik telah diraih sekolah swasta ini.

Siswa yang bersekolah di SMA Unggul Del harus tinggal di asrama. Biaya sekolah di SMA disesuaikan dengan penghasilan orangtua murid. Siswa yang penghasilan orang tuanya kurang dari Rp 8 juta akan berbeda dengan siswa dengan pendapatan orangtua berpenghasilan diatas Rp 15 juta per bulan.

Setidaknya dibutuhkan dana Rp 15 juta bila ingin menyekolahkan anak di SMA Unggul Del. Uang tersebut merupakan kebutuhan untuk Uang SPP, pembangunan, asrama, perlengkapan, makan di kantin, laboratorium hingga biaya pemeriksaan psikolgi, retret dan wisata rohani.

4. Rumah Faye

Tahun 2013, Yayasan Del mendirikan Rumah Faye di Jakarta. Penggunaan kata Faye diambil dari nama salah satu cucu Luhut yakni Faye Hasian Simanjuntak anak semata wayang Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dengan Paulina Pandjaitan. Tahun ini usia Faye baru mau menginjak 20 tahun.

Rumah Faye masih berhubungan dengan pendidikan, hanya saja fokusnya pada pendidikan nonformal. Rumah Faye didirikan sebagai upaya pencegahan dan penyelamatan anak-anak dari kejahatan perdagangan manusia. Termasuk juga kekerasan maupun eksploitasi seksual.

Tahun 2016, Yayasan Del mendirikan rumah aman kedua yang lokasinya di Batam. Rumah Faye ini digunakan sebagai tempat tinggal bagi para penyintas perdagangan anak dan eksploitasi seksual. Di sana mereka akan mendapatkan rehabilitasi dan dibekali keterampilan agar bisa membuka lembaran baru.

5. Radio Del FM

Yayasan Del pada tahun 2018 berafiliasi dengan PT Del Citra Mandiri untuk siaran radio. Radio dengan frekuensi 92,4 FM ini resmi mengudara di tahun 2018.

Segmen pendengar Radio Del menyasar kaum muda aktif berusia 15-25 tahun. Konten Radio Del fokus pada pendidikan, pariwisata, lingkungan, sosial-budaya, serta potensi industri daerah, terutama daerah di Kabupaten Toba.

Setahun berikutnya, Radio Del FM masuk ke dunia digital. Siarannya bisa didengarkan melalui aplikasi di platform android maupun iOS.

6. Tobatenun

Yayasan Del kembali berafiliasi dengan perusahaan di luar sektor pendidikan. Kali ini terafiliasi dengan PT Toba Tenun Sejahtera yang berdiri sejak tahun 2018.

Tobatenun memiliki misi melestarikan kain tenun ulos khas Sumatera Utara dan membuat para pengrajinnya mandiri. Selain itu perusahaan ini juga fokus pada perkenalan tradisi tenun ulos. Salah satunya dengan mulai mengadakan pameran koleksi ulos tua pada bulan Juli 2018.

Berdasarkan laman tobatenun.com, harga kain ulos dijual mulai dari harga Rp 8,5 juta hingga Rp 15 juta. Harga tersebut menyesuaikan dengan tingkat kesulitan saat prosesnya.

Tak hanya menjual kain tenun, Tobatenun juga menjual kreasi fesyen lainnya yang menggunakan kain tenun sebagai konsepnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Cuma Lulusan SD, Pria Paruh Baya Ini Sukses Bangun Bisnis Hingga Punya 600 Karyawan
Cuma Lulusan SD, Pria Paruh Baya Ini Sukses Bangun Bisnis Hingga Punya 600 Karyawan

Sosok pengusaha lulusan SD yang kini sukses bangun bisnis hingga punya 600 karyawan.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Respons Keras Luhut Panjaitan, Viral Ahok Bilang Jokowi dan Gibran Tak Bisa Kerja
VIDEO: Respons Keras Luhut Panjaitan, Viral Ahok Bilang Jokowi dan Gibran Tak Bisa Kerja

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memuji integritas Presiden Jokowi dalam memimpin negeri

Baca Selengkapnya
Gagal Usaha Warnet Hingga Kerja Tambang di Kalimantan, Siswanto Akhirnya Sukses Bisnis Burung Murai Batu Omzet Rp50 Juta Sebulan
Gagal Usaha Warnet Hingga Kerja Tambang di Kalimantan, Siswanto Akhirnya Sukses Bisnis Burung Murai Batu Omzet Rp50 Juta Sebulan

Siswanto bercerita dia pernah mencoba segala macam usaha dan pekerjaan, namun belum ada yang bertahan lama.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Jokowi Tanya Siapa Menteri Paling Banyak Pajaknya, Zulhas-Bahlil Kompak Tunjuk Luhut
Jokowi Tanya Siapa Menteri Paling Banyak Pajaknya, Zulhas-Bahlil Kompak Tunjuk Luhut

Zulhas dan Bahlil kompak tunjuk luhut sebagai menteri yang paling banyak pajaknya

Baca Selengkapnya
Mantan Marbot Usia 25 Tahun kini Sukses Bisnis Siomay, Tak Tanggung-tanggung Omzetnya Ratusan Juta
Mantan Marbot Usia 25 Tahun kini Sukses Bisnis Siomay, Tak Tanggung-tanggung Omzetnya Ratusan Juta

Sebuah video memperlihatkan seorang pengusaha muda, Wiguna Igi yang berhasil berjualan siomay hingga beromzet ratusan juta.

Baca Selengkapnya
Melihat Ketangguhan Pasukan Elit TNI AU Kopasgat, Tenteng Senjata Siap Amankan Pangkalan Udara Tertinggi di Indonesia
Melihat Ketangguhan Pasukan Elit TNI AU Kopasgat, Tenteng Senjata Siap Amankan Pangkalan Udara Tertinggi di Indonesia

Ada ketangguhan dan kesiapan bertempur yang nampak di setiap wajah anggota dari satuan Kopasgat berikut ini.

Baca Selengkapnya
'Suhu' Lapangan Diperintah Komandan Pakai Seragam Dinas Polisi, Begini Potretnya Langsung jadi Sorotan
'Suhu' Lapangan Diperintah Komandan Pakai Seragam Dinas Polisi, Begini Potretnya Langsung jadi Sorotan

Polisi tersebut nampak tampil nyentrik dan unik di antara anggota lainnya.

Baca Selengkapnya
Siap Sambut Lebaran, Intip Momen Inul Daratista Berbagi Bingkisan saat Mudik
Siap Sambut Lebaran, Intip Momen Inul Daratista Berbagi Bingkisan saat Mudik

Inul Daratista baru saja mudik ke kampung halamannya di Pasuruan, Jawa Timur.

Baca Selengkapnya
Hanya Butuh 2-3 Jam per Hari, Pemuda Sidoarjo Raup Omzet Ratusan Juta per Bulan dari Bisnis Sampingan
Hanya Butuh 2-3 Jam per Hari, Pemuda Sidoarjo Raup Omzet Ratusan Juta per Bulan dari Bisnis Sampingan

Ia memulai bisnisnya saat pandemi ketika pekerjaan utamanya terdampak.

Baca Selengkapnya