Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CT sebut Soeharto sudah tahu Jakarta bakal tenggelam 2030

CT sebut Soeharto sudah tahu Jakarta bakal tenggelam 2030 giant sea wall. ©s1303.photobucket.com

Merdeka.com - Kondisi tanah di Jakarta kian hari semakin memprihatinkan. Rata rata tanah Jakarta turun 7,5 centimeter per tahun karena pengerukan air tanah secara besaran. Kondisi ini sudah terjadi semenjak 20 tahun lalu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung menyebut Presiden Soeharto, sudah mengetahui kondisi Jakarta tersebut. Bahkan dari analisanya, Jakarta bisa tenggelam pada 2030 mendatang jika tidak dilakukan apa apa.

"Setiap tahun bertambah turun. Hasil survei dan analisa 2030 sebagian besar Jakarta dan Monas simbol Jakarta akan tenggelam. Akan kena banjir. Turunnya tanah cepat naiknya sehingga permukaan laut naik," ucap CT sapaan akrabnya di Kawasan Pluit, Jakarta, Kamis (9/10).

Permasalahan ini sudah diketahui pemimpin dulu mulai Pak Soeharto dan GubernurSoerjadi Soedirdja, tahun 1994 tepatnya 20 tahun lalu. Sehingga, semenjak 20 tahun yang lalu itu juga telah dicanangkan untuk membangun tanggul raksasa atau Giant Sea Wall di Jakarta.

Namun, lanjut CT, dulu hanya sebatas wacana dan baru bisa diimplementasikan dan di ground breaking hari ini. "Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Disaat sela sela keterlambatan," tegasnya. (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP