Cerita pejabat Kementerian ESDM tiga hari digebrak-gebrak Kopassus

Kamis, 28 Mei 2015 15:23 Reporter : Angga Yudha Pratomo
Cerita pejabat Kementerian ESDM tiga hari digebrak-gebrak Kopassus Kopassus. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjadi pejabat dan pemimpin Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pengetahuan saja. Diperlukan mental dan jiwa kuat agar kehidupan berbangsa dan bernegara tidak rusak.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggandeng Kopassus untuk menanamkan jiwa cinta tanah air sekaligus memperkuat mental pejabatnya. Salah satu pejabat eselon I Kementerian ESDM menceritakan kisahnya 'digojlok' pasukan Kopassus.

"Begitu sampai digebrak-gebrak saat di gerbang. Ketika turun lalu langsung baris di panas matahari," kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana di Jakarta, Kamis (27/5).

Untuk meneguhkan kesungguhan mereka menempa mental dan fisik di markas Kopassus, para pejabat berdasi ini diminta membaca tulisan di pintu gerbang markas Kopassus Batujajar. Bunyinya, "Jika Ragu Pulang sekarang Juga" kata Rida.

Rida kembali bercerita, para pejabat ESDM juga disuruh meresapi lagu Indonesia Raya. Dia mengakui selama ini kurang meresapi lebih dalam makna setiap bait dalam lagu kebangsaan itu.

"Selama ini kami sibuk pembangunan fisik tidak jiwanya. Bangunlah jiwanya bangunlah raganya, itu yang didik di sana oleh teman Kopassus," tegasnya.

Selama tiga hari bermarkas di Kopassus, Rida mengaku banyak mendapat pelajaran tentang pentingnya pengabdian dan kebanggaan pada negara.

"Bagaimana mereka kontrak kerja mati menyerahkan diri ke Tanah Air. Kami duduk di sini panggilan mengabdi bukan pencari pekerjaan di situ dilakukan," terangnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. ESDM
  2. Kopassus
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini