Cegah penipuan terulang, Kemenag dan OJK diminta sisir seluruh biro travel umrah

Kamis, 12 Oktober 2017 21:35 Reporter : Anggun P. Situmorang
Kantor First Travel. istimewa

Merdeka.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Kementerian Agama dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan audit terhadap biro-biro penyelenggara perjalanan umroh yang beroperasi di Indonesia. Hal tersebut menyusul terjadinya kasus penipuan yang dilakukan oleh biro penyelenggara perjalanan umroh, PT First Travel.

"Travel yang lain itu bagaimana. Itu juga harus di audit. Harus diperiksa apakah mereka-mereka itu juga melakukan hal yang sama seperti yang terjadi sekarang," ujar Anggota Komisi VIII DPR Diah Pitaloka di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (12/10).

Diah mengatakan kecurigaan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, beberapa masyarakat sudah melaporkan adanya indikasi penipuan mirip First Travel dilakukan oleh biro penyelenggara perjalanan umroh.

"Saya rasa kemungkinan besar ada. Saya personal dapat (laporan) juga hal kaya gini," katanya.

Diah menambahkan, audit terhadap biro biro tersebut juga sangat penting dilakukan agar mendapat kembali kepercayaan masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak khawatir dalam menggunakan jasa biro penyelenggara perjalanan umroh yang memang memiliki kredibilitas memadai.

"Untuk menjelaskan kredibilitas travel umroh itu sendiri juga. Karena kan ini tendensius travel kan jelek gara gara kasus ini. Jadi ada baiknya dilakukan audit," tandasnya.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.