Catat, ini Cara Penukaran Uang Baru Emisi 2022

Kamis, 18 Agustus 2022 11:56 Reporter : Merdeka
Catat, ini Cara Penukaran Uang Baru Emisi 2022 7 uang rupiah kertas Tahun Emisi 2022. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan meluncurkan 7 mata uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022. Uang Rupiah emisi 2022 yang diluncurkan terdiri dari pecahan uang kertas Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000.

Adapun bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang kertas lama dengan uang kertas tahun emisi 2022, bisa melalui kas keliling dengan mengakses aplikasi Pintar di pintar.bi.go.id.Aplikasi penukaran tersebut dapat diakses oleh masyarakat mulai tanggal 18 Agustus 2022 pukul 11.00 WIB dengan jadwal penukaran uang mulai tanggal 19 Agustus 2022.

Selain itu, bisa mendatangi acara festival Rupiah berdaulat Indonesia pada tanggal 19-21 Agustus 2022 di Hall Basket Gelora Bung Karno yang diselenggarakan Bank Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menjelaskan, ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah untuk menyediakan uang rupiah yang berkualitas dan terpercaya bagi masyarakat Republik Indonesia.

"Dengan resmi meluncurkan 7 pecahan uang Rupiah kertas tahun emisi tahun 2022 sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI," kata Perry, dalam peluncuran uang rupiah kertas tahun emisi 2022, Kamis (18/8).

Perry menjelaskan, sebagai simbol kedaulatan negara dan pemersatu bangsa, pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk cinta, bangga, dan paham Rupiah. "Mari kita terus kobarkan optimisme semangat kebangsaan dan komitmen untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat menuju Indonesia maju," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Arti dalam Uang Rupiah Emisi 2022

uang rupiah emisi 2022 rev3

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, rupiah tidak sekedar mata uang tapi ini adalah sebuah mata uang yang menggambarkan perjalanan dari bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.

"Pada tanggal 30 Oktober 1946 ORI atau oeang republik Indonesia dilahirkan dan disahkan dan berlaku, waktu itu disampaikan oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta, dan ini menandai babak baru bagi Republik Indonesia yang baru saja merdeka," kata Sri Mulyani.

Menurutnya, di dalam setiap lembaran rupiah terdapat cerita dan narasi mengenai kebangsaan dan bangsa Indonesia, sebuah motif spirit untuk disisi satu adalah keberagaman dan disisi lain kebersatuan. "Ini adalah lambang dan sekaligus komitmen kita semua. Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di Republik Indonesia di wilayah RI," ujarnya.

Menkeu menegaskan, sudah selayaknya rupiah sebagai alat pembayaran yang sah harus dihormati dan dibanggakan oleh masyarakat. Bersama rupiah, rakyat bangkit untuk lebih kuat menuju Indonesia maju.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
BI Klaim Rupiah Termasuk Mata Uang Paling Stabil di Dunia
Luncurkan Tampilan Baru Rupiah, BI Pastikan Uang Kertas Lama Masih Berlaku
Tampilan Baru Uang Rupiah Kertas Lebih Sulit Dipalsukan
BI Luncurkan Tampilan Baru 7 Uang Rupiah Kertas
Luhut Soal Utang Asing RI Turun: Ketika Ada Masalah di Dunia, Kita Bisa Jaga Rupiah
Sri Mulyani: Pelemahan Rupiah Masih Lebih Baik Dibanding Malaysia dan India
Rupiah Menguat ke Rp14.866 per USD Usai AS Memasuki Resesi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini