Calon TKI ke Korea Selatan Masih Tinggi Meski Tengah Dilanda Virus Corona

Rabu, 4 Maret 2020 19:46 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Calon TKI ke Korea Selatan Masih Tinggi Meski Tengah Dilanda Virus Corona Peminat Calon TKI Ke Korea. ©2020 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Provinsi Jawa Tengah menjadi urutan pertama paling banyak mengirim TKI (Tenaga Kerja Indonesia) ke Korea Selatan. Meski demikian, sampai saat ini tidak ada TKI yang bekerja di Korea minta untuk di pulangkan, meski wabah virus corona tengah melanda negeri tersebut.

"Peminatnya 24 ribu pendaftar dari berbagai daerah seperti Rembang, Yogyakarta, Kudus, Pemalang, Purworejo, Magelang," kata Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Jawa Tengah ABe Rahman, Rabu (4/3).

Dia mengungkapkan kuota pengiriman TKI dari Jateng tahun 2020 sebanyak 3.300 orang. Sehingga, dia mengklaim jumlah TKI yang diberangkatkan untuk tahun depan sedikit berkurang.

"Pendaftaran tahun ini menurun karena sektor perikanan di Korsel tidak merekrut hanya sektor manufaktur saja. Pendaftar tahun ini akan diberangkatkan untuk tahun depan," jelasnya.

Arus pemberangkatan TKI dari Jawa Tengah selama ini menduduki posisi pertama ketimbang daerah lainnya. "Arus pengiriman TKI dari sini malah tidak menurun. Karena Korea punya daya pikat, banyak tertarik kerja ke sana karena ingin dapat gaji tinggi," ungkapnya.

1 dari 1 halaman

Lakukan Tes Kesehatan

kesehatan rev1

Para TKI tersebut nantinya disalurkan ke pabrik dan industri manufaktur. Calon TKI sudah diberi arahan agar tidak tertular corona selalu menjaga polar hidup bersih, asupan makan dan kesehatannya. "Kita sudah bekali mereka sejumlah trik agar terhindar dari virus Corona," tuturnya.

BP3TKI juga sangat selektif dalam proses rekrutmen. Khusus terkait corona, ada beberapa tahapan tes kesehatan yang harus dilalui dan yang terakhir adalah pemeriksaan sebelum berangkat.

"Karena corona, tes kesehatan kita tingkatkan. Akan ada beberapa tahapan dan terakhir pemeriksaan sebelum berangkat", ungkapnya.

Sementara itu Wina Asih calon TKI dari Yogya mengaku kendati masih ada wabah virus corona di negara tersebut, menurutnya tidak menyurutkan niatnya untuk bekerja menjadi TKI di Korea Selatan.

"Jadi saya berharap berangkat, soal virus corona kami tahu. Maka saya siapkan mental dan kondisi tubuh baik. Soalnya kerja di sana gaji besar bisa mencapai Rp20 juta," kata Wina saat ditemui, Rabu (4/3).

Virus corona tengah mewabah di China dan beberapa negara di penjuru dunia, termasuk Korea Selatan. Sampai dengan Rabu (4/3) ini, virus sudah membunuh 3.162 orang. Dari jumlah tersebut, 28 kematian di antaranya terjadi di Korea Selatan. [idr]

Baca juga:
YLKI Minta Pemerintah Gelar Operasi Pasar Masker
Pasien Corona Mengaku Tak Kenal WN Jepang, Ini Tanggapan Kemenkes
Negatif Corona, Seorang Pasien Rujukan RSUD Depok Akhirnya Dipulangkan
Presiden Jokowi Perintahkan Eksportir Sasar Pasar Non Tradisional
Tangkal Dampak Virus Corona, Pemerintah Kaji Pembebasan Bea Masuk Impor Bahan Baku

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini