Bunga KUR tak jadi turun seperti harapan Jokowi, tetap di 9 persen

Jumat, 20 Januari 2017 20:38 Reporter : Siti Nur Azzura
Bunga KUR tak jadi turun seperti harapan Jokowi, tetap di 9 persen Jokowi dan petani. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Deputi Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Perekonomian, Iskandar Simorangkir, mengatakan pemerintah tidak menurunkan bunga kredit usaha rakyat (KUR) tahun ini hingga 7 persen. Pada tahun ini, bunga KUR tetap sama seperti 2016 sebesar 9 persen.

Menurutnya, hal ini dikarenakan pemerintah terus berupaya mendongkrak penyerapan KUR. Mengingat realisasi penyerapan di 2016 masih di bawah target, yakni sebesar Rp 94,4 triliun.

"Kami ingin mengutamakan kuantitas kredit yang diberikan. Kita mau supaya KUR terjadi peningkatan besar. Ini latar belakang untuk sementara bunganya tetap 9 persen," kata Iskandar di Kantornya, Jakarta, Jumat (20/1).

Selain itu, pihaknya juga meminta agar bank penyalur KUR bisa mempercepat akses penyaluran kepada masyarakat. "Belum tentu bunga yang rendah tapi kalau lama prosesnya orang tetap tidak mau ambil kredit. Maka itu dalam rapat komite, kita arahkan bank untuk mempercepat akses di dalam pemberian kredit," imbuhnya.

Untuk menjamin resiko kredit, Komite Kebijakan KUR juga memutuskan untuk menaikkan iuran penjaminan di perbankan dari 1,5 persen menjadi 1,75 persen. Dengan demikian, jika terjadi kredit macet (non performing loan/NPL), maka perbankan bisa mendapat jaminan dari iuran tersebut.

"Jadi Jamkrindo dan Askrindo dinaikkan iuran penjaminannya supaya menutupi resiko kredit tadi. Jadi itu sebagai pengganti penurunan KUR. Karena kalau nanti terjadi NPL, kredit macet, itu bebannya ke Jamkrindo. Sehingga kalau NPL terjadi itu bisa dicover sama perusahaan asuransi, penjaminan," pungkas Iskandar.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menjanjikan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan terus turun menjadi tujuh persen mulai 2017.

"Dulu bunga KUR sampai 21-22 persen, sekarang 9 persen nanti tahun depan (2017) kita akan usahakan bunga KUR bisa tujuh persen," kata Presiden Jokowi di puncak acara Hari Koperasi Nasional ke-69 di Provinsi Jambi. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini