Bukan Cuma Modal, Ini yang Harus Disiapkan Untuk Mulai Usaha ala Sarita Sutedja
Merdeka.com - Keterbatasan modal kerap menjadi hambatan yang paling berat untuk seseorang dalam memulai bisnis. Namun, keterbatasan itu tidak berlaku bagi Sarita Sutedja dan kawan-kawan dalam mendirikan bisnis kuliner di bawah bendera Citra Rasa Prima (CRP) Group.
CRP Group sendiri terbentuk sejak 2013 lalu. Perusahaan patungan ini didirikan oleh tujuh orang pemuda. Adapun beberapa jenis kuliner yang digawangi CRP Group di antaranya ada Warung Upnormal, Bakso Boedjangan, Nasi Goreng Rempah Mafia, hingga Sambal Karmila.
Sarita mengatakan, sebetulnya faktor modal bukanlah hal paling sulit dan tidak memiliki jalan keluar jika seseorang ingin memulai bisnis. Sebab, sebagai pelaku bisnis harus memahami cara dalam mengatasi keterbatasan terkait dengan modal.
"Di satu sisi modal di bilang penting iya. Karena tidak mungkin kita sama sekali tidak ada modal. Tapi sebetulnya modal itu bisa dicari. Tapi modal itu bukan berarti segalanya," kata dia saat berbincang dengan merdeka.com, di Upnormal Coffe Roasters, Jalan Cihampelas, Bandung, beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, jika seseorang memiliki modal pun bukan berarti bisa berjalan dengan mulus dalam mengembangkan bisnisnya. Karena investor pada akhirnya akan memilih. Apalagi investor luar negeri tengah berlomba untuk menaruh sahamnya ke Indonesia.
Faktor Lain Lebih Penting
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenurut Sarita, ada beberapa faktor lain yang lebih penting daripada memikirkan modal. Selain ilmu, ide, kemauan, kemampuan dan juga dibutuhkan jaringan yang luas dalam memulai suatu bidang usaha.
"Ide sama ilmu saya jadiin satu. Karena kita itu akan keluar ide kalau kita punya ilmu. Ide ilmu harus jadi satu kemudian, kedua itu sebetulnya harus punya kemauan, ketiga networking, keempat tapi menurut saya ini yang paling penting jadi nomor satu sebenarnya adalah doa ikhtiar," kata dia.
Sarita mengatakan ide sebagus apapun jika tidak didasari niat baik dan tidak ikhtiar maka tidak ada gunanya. Untuk itu, hal penting sebelum memulai sebuah usaha, pastikan terlebih dahulu mendekatkan diri kepada sang pencipta.
"Kita usaha sudah keras banget ini, tapi kalau gak di ridhoi kan gak kejadian juga. Kalau saya itu sih mikir nomor satunya itu kita harus punya niat yang baik dulu karena berdoa dan berharap itu hanya _ang di atas kemudian baru kita siapin yang lain lain duniawi," jelas dia.
Terkait dengan istilah 'modal nekat' wanita lulusan Manajemen dari Universitas Katolik Parahyangan tersebut mengaku setuju dan tidak setuju. Setuju baginya dalam artian ketika seseorang memutuskan untuk nekat maka juga ada perhitungan matang.
"Karena kalau nekat saja sama saja kita loncat ke jurang tanpa pengaman itu konyol. pada saat kita nekat itu adalah, nekatnya itu harus punya dasar," sebut dia.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya