Bos OJK: Startup Indonesia Jangan Hanya Jago Kandang

Kamis, 19 November 2020 17:36 Reporter : Merdeka
Bos OJK: Startup Indonesia Jangan Hanya Jago Kandang Ketua OJK Wimboh Santoso. ©2017 merdeka.com/idris

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menyebut bahwa semakin banyak start-up yang berkembang di era industri 4.0. Perusahaan rintisan ini berlomba menyasar pasar internasional demi memperluas bisnis mereka.

Melihat ketatnya persaingan tersebut, Wimboh meminta agar pemain start-up lokal untuk bisa berkiprah di mancanegara.

"Indonesia dilirik karena penduduknya banyak, jangan kita menjadi pasar, tapi jadi player. Start-up kami minta keluar kandang, jangan jago kandang saja, kami monitor mereka dan ruang masih besar," ujar Wimboh dalam webinar OJK Mengajar, Kamis (19/11).

Wimboh mengatakan, teknologi akan menjadi backbone pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan, karena memiliki ruang peluang yang masih luas.

Kemudian, potensi permintaannya besar karena penduduknya banyak dan sekarang ini ada beberapa daerah yang sudah bisa dijangkau teknologi.

"Apalagi di masa pandemi, pertemuan fisik mestinya dihindari. Ini juga bagi UMKM bisa bangkit secara cepat dengan pembinaan di daerah," ujar Wimboh.

Sebenarnya sudah ada beberapa start-up yang melebarkan sayapnya ke Filipina dan Thailand. Kendati, angkanya tentu harus ditingkatkan lagi. Dia juga mendorong agar generasi muda bisa menjadi seorang entrepreneur untuk menyokong ekonomi Indonesia.

"Jangan semua cita-cita jadi pegawai, kami dorong jadi entrepreneur. Tujuannya membantu masyarakat Indonesia mendapat produk keuangan yang murah, nyaman, aman, dan cepat," katanya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. OJK
  3. Digital Startup
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini