Bos OJK Optimistis Kinerja Industri Jasa Keuangan Tumbuh Positif di 2019

Jumat, 11 Januari 2019 22:17 Reporter : Merdeka
Bos OJK Optimistis Kinerja Industri Jasa Keuangan Tumbuh Positif di 2019 OJK paparkan paket kebijakan untuk peningkatan ekspor dan perekonomian. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi industri keuangan Indonesia akan tumbuh membaik pada tahun ini. Alasannya, perekonomian RI terbukti stabil menghadapi gejolak ketidakpastian global di 2018.

Ketua Komisioner OJK, Wimboh Santoso, mengatakan kinerja sektor jasa keuangan yang positif juga akan terus berlangsung pada tahun ini. Kata dia, perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh 5,3 persen dengan inflasi yang terjaga relatif rendah di level 3,5 persen.

"Kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan diperkirakan tumbuh kuat dengan pertumbuhan kredit perbankan di kisaran 13 plus minus 1 persen dengan Rasio NPL diproyeksikan turun di akhir tahun 2019," tuturnya di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (11/1).

Dia menambahkan, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) diperkirakan meningkat menjadi 8 hingga 10 persen. Oleh karena itu, dia mengaku optimistis untuk industri perbankan pada tahun ini.

Untuk industri pasar modal, pihaknya menargetkan sekitar 75 hingga 100 emiten baru di tahun 2019. Di Industri Keuangan Non Bank, pertumbuhan aset asuransi jiwa dan asuransi umum masing-masing diperkirakan tumbuh sebesar 10-13 persen dan 14-17 persen.

Adapun aset perusahaan pembiayaan tumbuh 8 persen hingga 11 persen. Sementara, aset dana pensiun diperkirakan tumbuh moderat, sekitar 7 hingga 9 persen. Sedangkan, Dana Pensiun Pemberi Kerja sekitar 13 persen dan 16 persen untuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini