Biaya Pegawai Rp260 Miliar Sebulan, PT KAI Pastikan Tak Ada PHK Selama Pandemi
Merdeka.com - Direktur Utama PT Kereta Api Persero (KAI), Didiek Hartantyo memastikan tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan perusahaan selama pandemi Covid-19. Adapun total pegawai KAI Group tercatat mencapai kurang lebih 46.456 orang.
"Bagaimana 46 ribu ini kami tetap jaga kesehatan dan kesejahteraannya. Biaya tenaga kerja kami sebulan Rp260 miliar. Tapi kami tidak lakukan PHK, saya tidak potong gajinya mereka. Saya lengkapi alat kesehatan karena ini adalah aset utama," tegasnya di Komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (8/7).
Dia mengatakan, pihaknya memang telah melakukan efisiensi untuk mempertahankan kinerja operasional di masa pandemi Covid-19. Salah satunya berdampak pada pemangkasan bonus pegawai. Namun gaji pokok dan seluruhnya tetap dibayar utuh.
Berdasarkan bahan paparan PT KAI beban operasional terbesar berasal dari biaya pegawai. Pada periode Januari-Mei 2020, biaya pegawai mencapai Rp2,8 triliun atau 38 persen dari total biaya operasi sebanyak Rp7,4 triliun.
Tak Ada Rekrutmen
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDengan beban tersebut, perusahaan melakukan efisiensi terhadap biaya pegawai yang disesuaikan dengan tidak melakukan rekrutmen pada tahun 2020. Selain itu, pihaknya juga memberlakukan penurunan premi awak KA karena pembatasan operasional KA.
Selanjutnya, KAI juga tak lagi mengalokasikan Imbalan Kerja Keberhasilan Kinerja (IKKK). Adapun total efisiensi dari biaya pegawai ini mencapai Rp1,84 triliun selama periode tahun 2020.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya