BI yakin penaikan tarif taksi online tak kerek inflasi
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) memastikan penaikan tarif taksi online tak bakal mengerek inflasi. Bank sentral optimistis realisasi inflasi tahun ini sesuai target, empat persen plus minus satu persen.
"Kenaikan tarif taksi online (di April) tidak akan berpengaruh besar ke inflasi," tegas Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo, saat di Semarang, Kamis (30/3).
Ketimbang penaikan tarif taksi online, menurut Doddy, pihaknya lebih mengkhawatirkan lonjakan bayaran listrik. Sebab, listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat.
"Risiko kenaikan harga dari pemerintah, Tarif dasar listrik sudah dinaikkan itu berdampak di Januari. Lalu akan ada kenaikan lagi dua kali," ujarnya.
Dody menambahkan, pihaknya bakal bekerja sama dengan pemerintah guna mencapai target inflasi tahun ini.
"Upaya kami koordinasi, bank sentral dengan pemerintah supaya ikutan ini tidak melonjak besar. Memang pasti ada lonjakan tapi dalam batas yang ditolerir." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya