Berguru ke markas Apple, Andika ingin bantu Indonesia di bidang teknologi

Senin, 7 Mei 2018 16:55 Reporter : Rohimat Nurbaya
Berguru ke markas Apple, Andika ingin bantu Indonesia di bidang teknologi Menperin Airlangga Hartarto bersama mahasiswa peraih beasiswa dari Apple Andika Leonardo. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Andika Leonardo menjadi satu-satunya mahasiswa Indonesia yang mendapat beasiswa dari Apple. Dari seluruh penjuru dunia, hanya ada 350 mahasiswa cerdas yang terpilih untuk mendapatkan kesempatan emas tersebut.

Mahasiswa Bina Nusantara itu dikirim ke kantor Apple, di Cupertino, California, Amerika Serikat untuk belajar lebih jauh tentang program komputer di perusahaan raksasa pengembang aplikasi iOS ini.

Perjuangan Andika untuk mendapatkan beasiswa itu tentu tidak mudah. Dia harus membuat sebuah sistem komputer yang bisa bekerja sendiri tanpa diprogram lebih dulu.

"Saya bikin mesin learning. Jadi komputer bisa mengerti yang dipikir oleh manusia tanpa diprogram oleh orang itu sendiri. Jadi bisa berpikir sendiri," kata Andika di Pusat Pendidikan Apple Indonesia, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Senin (7/5).

Andika mengaku bahagia bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Selain menimba ilmu, mahasiswa jurusan IT itu bisa berjalan-jalan di Negeri Paman Sam. Juga bertemu langsung CEO Apple, Tim Cook. "Jadi kompetisi ini ada setiap tahun, terus pas di sana, saya dapat fasilitas full dari Apple, semua gratis," ucapnya.

Dengan beasiswa itu, Andika berharap dapat membantu Indonesia menjadi lebih baik di bidang teknologi, khususnya untuk perangkat lunak komputer.

Dia bertekad menerapkan ilmu yang didapat selama pelatihan di kantor Apple Amerika itu di Tanah Air kelak. "Saya senang banget bisa ketemu CEO Tim Cook, lalu bisa bawa nama Indonesia." Sukses terus, Andika. [esy]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini