Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Beda dengan Malas, Ini Tips agar Tidak Menunda Pekerjaan

Beda dengan Malas, Ini Tips agar Tidak Menunda Pekerjaan Ilustrasi bekerja. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Menunda pekerjaan sepertinya merupakan masalah umum yang dialami sebagian besar masyarakat. Namun sikap seperti itu, tidak sebatas bahwa Anda adalah pemalas.

Masalah menunda pekerjaan sempat diulas dalam akun YouTube Si Kutu Buku. Dalam ulasannya, menunda pekerjaan merupakan sebuah respons seseorang yang takut akan gagal. Atau, bisa jadi karena kurangnya motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Dijelaskan juga bahwa menunda pekerjaan tidak sama dengan malas. Sebab, jika malas seseorang benar-benar tidak akan melakukan kegiatan apapun. Sementara menunda adalah mengalihkan aktivitas ke aktivitas lainnya.

Sebagai contoh, ketika Anda mengetahui ada tugas yang wajib diselesaikan besok, Anda otomatis segera menyicil tugas tersebut. Namun, di tengah pekerjaan itu, Anda berselancar di media sosial atau ke situs pencarian, dan mengalihkan kegiatan Anda dari mengerjakan tugas ke aktivitas lain.

Kegiatan menunda adalah hasil dari tubuh yang berusaha untuk melindungi diri dengan tidak mengerjakan sebuah tugas yang dianggap bisa membahayakan, walaupun sebenarnya kadang ancaman ini tidak nyata. Ini hanyalah sebuah mekanisme pertahanan diri.

Saat merasa terhimpit dengan tugas, otak akan merespon kondisi tersebut seperti sebuah ancaman yang menyerang amigdala, sekumpulan neuron yang berhubungan dengan sistem perasaan dan identifikasi ancaman. Nantinya, respon dari otak yaitu melepaskan serangkaian hormon termasuk adrenalin sebagai respon dari rasa takut atau panik yang muncul.

Maka, agar Anda tidak sering menunda pekerjaan maka langkah-langkah ini perlu diperhatikan:

1. Cari tahu alasan menunda pekerjaan

Anda dapat mengevaluasi diri mengapa Anda menunda sebuah pekerjaan. Apakah karena takut gagal, ingin terlihat sempurna atau memang karena ANDA sedang memiliki tugas banyak.

Evaluasi ini akan membantu Anda menentukan sikap apa yang harus diambil agar tidak menunda pekerjaan.

2. Buat tujuan yang spesifik dan bisa dicapai

Bagi beberapa orang, seringkali mereka terlalu ambisius ketika membuat sebuah tujuan. Hasilnya, hal ini malah membuat mereka jadi kewalahan dan takut untuk memulai. Sebaiknya bagi sebuah tugas besar menjadi bagian-bagian kecil.

Misalnya, ketika Anda mendapatkan tugas menulis sebuah artikel penting, Anda klasifikasikan poin atau materi apa yang terlebih dahulu ditulis dengan mempertimbangkan berbagai faktor, misalnya kemudahan akses dan sebagainya.

3. Hilangkan gangguan

Sebagaimana telah diulas sebelumnya, menunda bukanlah sekadar malas. Maka dari itu, kamu harus mencari tahu hal apa yang sering kali mengalihkan perhatianmu ketika sedang mengerjakan sebuah pekerjaan.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP