Bank Indonesia: Rupiah Menguat ke Level Rp16.100 per USD

Jumat, 27 Maret 2020 14:55 Reporter : Anisyah Al Faqir
Bank Indonesia: Rupiah Menguat ke Level Rp16.100 per USD Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Bank Indonesia mencatat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) dibuka menguat ke level Rp16.100. Rupiah tercatat menguat jika dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp16.275 per USD.

"Rupiah dibuka menguat di level Rp 16.100," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Onny Wijanarko dalam keterangan tertulis kepada merdeka.com, Jakarta, Jumat (27/3).

Di lain hal, yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun turun ke 7,99 persen. DXY (Indeks Dolar) melemah ke level 99,35. 4. Yield UST Note 10 tahun naik ke level 0,867 persen.

Terkait aliran modal asing di minggu keempat bulan Maret ini, Onny menyebut kepanikan di pasar keuangan mulai mereda. Hal ini mendorong Premi CDS (Currency Default Swap) Indonesia 5 tahun turun ke 181 bps per 26 Maret 2020 dari 239 bps per 20 Maret 2020.

Berdasarkan data transaksi 23-26 Maret 2020, non-residen di pasar keuangan domestik net jual Rp9,93 triliun. Net jual di pasar SBN sebesar Rp10 triliun dan di pasar saham sebesar Rp0,07 triliun.

1 dari 1 halaman

Perkuat Kebijakan Stabilitas Rupiah

stabilitas rupiah rev1

Berdasarkan data setelmen 23-26 Maret 2020, non-residen di pasar keuangan domestik net jual Rp25,05 triliun. Selama 2020 (ytd), non-residen di pasar keuangan domestik tercatat net jual Rp140,13 triliun (termasuk data crossing saham). Terutama dikontribusi dari pasar SBN (Surat Berharga Negara).

Onny mengatakan Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar. Untuk itu, pihaknya akan terus meningkatkan intensitas stabilisasi di pasar DNDF (Domestic Non Deliverable Forward), pasar spot, dan pembelian SBN (Surat Berharga Negara) dari pasar sekunder. [idr]

Baca juga:
Bos BI Pastikan Cadangan Devisa Aman Meski Banyak Lakukan Intervensi Pasar
Rupiah Merosot ke Rp16.000 per USD, Ini Perbedaannya dengan Krisis 1998
Pengusaha Teknologi Informasi Mulai Khawatir Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
Bos BI soal Rupiah Menguat ke Rp16.505 per USD: Terima Kasih Para Eksportir
Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok, Tembus Level Rp16.575 per USD
Kekhawatiran Virus Corona Belum Reda, Rupiah Diprediksi Tembus Rp17.000 per USD

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini