Aset Negara Rp550 T di Jakarta Bisa Mulai Dikelola Swasta Paling Cepat 2020

Rabu, 18 September 2019 12:49 Reporter : Merdeka
Aset Negara Rp550 T di Jakarta Bisa Mulai Dikelola Swasta Paling Cepat 2020 Gedung Kementerian Perekonomian. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur sebagai lokasi ibu kota baru. Perpindahan itu kemudian memberi kesempatan bagi pihak swasta untuk bisa mengelola aset milik negara yang ada di Jakarta paling cepat pada 2020 mendatang.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan seluruh aset milik negara yang berada di Jakarta diperkirakan memiliki potensi nilai lebih dari Rp1.100 triliun.

"Potensinya menurut perhitungan Kementerian Keuangan, saat ini setelah revaluasi aset, potensi aset milik negara di Jakarta di atas Rp1.100 triliun. Dari Rp1.100 triliun tersebut dikaitkan dengan pembangunan ibu kota baru, ada sekitar separuhnya yang nantinya bisa dikerjasamakan dengan swasta," tuturnya di Jakarta, Rabu (18/9).

Kendati begitu, dia menyatakan, ada beberapa aset negara yang secara kepemilikan tidak bisa diserahkan kepada swasta. Seperti sekolah dan rumah sakit, yang merupakan fasilitas publik.

"Yang tidak boleh misalnya sekolah, rumah sakit, kan itu tetap menjadi fasilitas publik di Jakarta. Jadi ini lebih fokus kepada yang kantor, atau rumah dinas yang nantinya akan ditinggalkan ketika ibu kota pindah," ujar dia.

Dia pun memproyeksikan, swasta sudah bisa melakukan penawaran untuk penggunaan aset negara yang berada di Jakarta mulai 2020, pasca masterplan pembentukan ibu kota baru rampung. "Paling cepat ya tahun depan. Karena kita harus siapkan dulu masterplan dari ibu kota baru ini," ungkap Menteri Bambang.

Terkait skema kerjasama kepemilikan aset tersebut, dia menjelaskan, pemerintah akan mengacu terhadap kebijakan yang mengatur tentang pengelolaan barang milik negara. "Ada yang build-operate-transfer, atau bangun guna serap, maupun yang bersifat kerjasama pemanfaatan dengan satu durasi waktu, 30 tahun kira-kira," jelas dia.

Menteri Bambang kemudian menargetkan, desain masterplan ibu kota baru bisa segera rampung pada tahun ini. "Masterplan bisa selesai seluruhnya segera di tahun ini," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini