Arcandra beri sinyal penugasan ke Pertamina bangun Kilang Bontang

Jumat, 18 November 2016 15:30 Reporter : Hana Adi Perdana
Arcandra beri sinyal penugasan ke Pertamina bangun Kilang Bontang Arcandra Tahar. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pemerintah terus melakukan kajian untuk menentukan skema yang tepat dalam membangun proyek New Grass Root Refinery (NGRR) Bontang, Kalimantan Timur. Hal ini lantaran terus munculnya perdebatan perihal rencana peralihan skema dari sebelumnya kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) menjadi penugasan kepada PT Pertamina (Persero) selaku operator.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, saat ini kajian yang tengah dilakukan memungkinkan untuk menggunakan skema penugasan. Alasannya, skema tersebut dinilai dapat mempercepat pembangunan kilang Bontang.

"Arahnya penugasan tapi belum diputusin sedang kita usahakan penugasan, arahnya penugasan dengan pertimbangan percepatan pembangaunan ini kan lintas sektor ini lintas kementerian," ujar Arcandra di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18/11).

"Intinya kilang kan buat kita semua mau dipercepat kan untuk kita. Supaya ini kita percepat. Tapi belum diputuskan sedang kita koordinasikan bagaimana caranya ini dipercepat," sambungnya.

Menurutnya, dibanding menggunakan skema KPBU, skema penugasan dinilai lebih bisa mempercepat pembangunan. Perihal pendanaan, melalui skema ini juga Pertamina dapat menentukan dalam waktu 8 bulan.

"Iya kalau dibandingkan KBPU Insya Allah bisa dipercepat. Secara teori bisa. Untuk proses pengadaan dengan siapa berpartner siapa investor kan bisa dipercepat bisa 8 bulan," tandasnya. [sau]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini