62.000 Ton Bawang Putih Asal China Segera Masuk Indonesia

Kamis, 13 Februari 2020 15:26 Reporter : Dwi Aditya Putra
62.000 Ton Bawang Putih Asal China Segera Masuk Indonesia bawang putih impor. ©2020 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan menyebut sebanyak 62.000 ton bawang putih asal China siap masuk ke Indonesia. Jumlah tersebut hampir 60 persen dari surat izin Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) untuk bawang putih yang diminta Kementerian Pertanian (Kementan) sebanyak 103.000 ton.

"Jadi sekarang yang dinyatakan sudah lengkap kurang lebih 62.000 ton. Segera, pasti ke luar. Sudah beres, sudah lengkap," kata Oke di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/2)

Kementan memang telah mengajukan RIPH sebanyak 103.000 ton untuk bawang putih. Namun pihaknya baru bisa memberikan surat perizinan impor (SPI) untuk bawang putih sebesar 62.000 ton, sementara sisanya masih harus memenuhi persyaratan.

"Jadi sekarang yang sudah dinyatakan lengkap kurang lebih 62.000 ton. Sisanya akan segera terbit," imbuh dia.

1 dari 1 halaman

Kementan Minta Impor

impor rev1

Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah menerbitkan izin Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) untuk bawang putih sebesar 103.000 ton dari China.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto mengatakan, penerbitan izin impor ini dilakukan karena stok bawang putih di dalam negeri kian menipis, yakni 70.000 ton. Stok tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhan sampai pertengahan Maret mendatang.

"Stok kurang lebih 70.000 ton. Jadi sampai bulan Maret itu sebetulnya dari stok masih cukup, tetapi kita sudah buka (impor) untuk mengantisipasi sampai dua-tiga bulan ke depan," kata Prihasto saat ditemui usai Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR di Jakarta dikutip Antara, Senin (10/2).

Prihasto memperkirakan impor bawang putih sebesar 103.000 ton tersebut dapat memenuhi kebutuhan sampai 2-3 bulan ke depan. Adapun kebutuhan konsumsi bawang putih nasional mencapai 560.000-850.000 ton per tahun atau sekitar 47.000 ton per bulan. [idr]

Baca juga:
Satgas Pangan Sidak Penimbunan 150 Ton Bawang Putih Impor di Karawang
Sidak ke Karawang, Disperindag Jabar Temukan Gudang Berisi Timbunan 150 Ton Bawang
Mentan: Harga Bawang Putih Naik Karena Kepanikan Masyarakat
DPR Minta Pemberian Izin Impor Bawang Putih Lebih Transparan
Menguak Penyebab Mahalnya Harga Bawang Putih, Karena Virus Corona?

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini