Selain Tangkalaluk, Ular Raksasa ini juga Ada di Kalimantan, Begini Penampakannya
Merdeka.com - Pulau Kalimantan terkenal akan kekayaan flora dan faunanya. Pulau itu juga memiliki kekayaan adat budaya tinggi.
Seperti diketahui, pulau yang dikenal dengan nama Borneo itu didiami oleh suku Dayak. Di pulau itu dipercayai ada ular raksasa yang bernama Tangkalaluk.
Namun selain Tangkalaluk, ada ular raksasa lain yang juga dipercaya berhabitat di Kalimantan. Kedua ular itu diyakini keberadaannya oleh suku Dayak.
Sama dengan Tangkalaluk, ular raksasa ini juga penampakannya pernah terekam kamera. Penasaran? Simak selengkapnya.
Ular Nabau

Instagram @majeliskopi08 ©2021 Merdeka.com
Selain Tangkalaluk, ular Nabau juga diyakini hidup di Kalimantan. Ular ini juga berukuran raksasa.
Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat, panjang ular ini bisa mencapai 100 meter. Kepalanya mirip dengan kepala naga dan memiliki tujuh lubang hidung.
Sama dengan Tangkalaluk, ular Nabau dipercaya masyarakat Dayak sebagai makhluk mistik penjaga hutan Kalimantan dan harus dihormati.
Kabarnya, masyarakat Dayak sering melihat ular-ular besar di sungai-sungai di Kalimantan.
Terekam Kamera

©2018 Merdeka.com
Pada tahun 2009 lalu, sebuah foto penampakan ular raksasa sempat membuat heboh dunia. Dilansir Guardian, dalam foto itu nampak seekor ular besar tengah melintasi Sungai Baleh, Sibu, Serawak, bagian utara Kalimantan yang masuk wilayah Malaysia.
Ular itu melenggak lenggok berenang di sebuah sungai yang dikelilingi hutan gambut. Foto itu informasinya diambil pada 11 Februari 2009 dari sebuah helikopter.
Foto itu diambil oleh anggota tim wilayah bencana banjir yang kemudian diterbitkan oleh Utusan Sarawak, sebuah koran lokal dan New Straits Times di Kuala Lumpur juga memuat foto tersebut yang kemudian dirilis oleh The Telegraph, Inggris.
Tangkalaluk Beberapa Kali Terekam Kamera

©Facebook/Johan Michael Median Pasha
Sementara itu, ular Tangkalaluk yang juga dipercaya masyarakat Dayak sebagai penjaga hutan Kalimantan sudah beberapa kali terekam kamera. Pada tahun tahun 2019 silam, dunia maya dihebohkan oleh beredarnya foto ular tangkalaluk yang mati akibat kebakaran hutan.
Kondisi ular piton raksasa yang terbakar di hutan Kalimantan itu kondisinya sangat mengenaskan. Dalam foto yang diunggah akun Facebook Johan Michael Median Pasha, suku Dayak pedalaman hutan Kalimantan menyebutnya Tangkalaluk atau Pyhton Raja Ular Rimba Hutan Belantara Kalimantan.
Kemudian pada 25 Agustus 2021, warga merekam keberadaan ular ini tengah melintas di Sungai Danau, Tanah Bumbu, Kecamatan Kintap, Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Terbaru, unggahan video di akun Instagram @insightdunia mencuri perhatian. Dalam video tersebut nampak terlihat sejumlah ular besar diduga Tangkalaluk tengah 'bermain' dan 'menari-nari'.
"Bukan Hoax! Video amatir "Tangkalakuk" Sang Ular Raksasa Penjaga Hutan Kalimantan" demikian tulisan dalam video tersebut.
Berdasarkan rekaman video tersebut nampak lokasi ada di sebuah dataran tinggi dengan dipenuhi pepohonan atau tepatnya hutan. Ada sekitar tiga ekor ular raksasa sendang 'menari-nari' di semak-semak dengan suara khas hutan.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya