Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Resep Grombyang Kuliner Khas Pemalang, Dibuat dengan Daging Kerbau dan Sapi

Resep Grombyang Kuliner Khas Pemalang, Dibuat dengan Daging Kerbau dan Sapi Grombyang. Foto: travelingyuk ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Hampir setiap daerah di Indonesia biasanya memiliki makanan khas-nya masing-masing. Seperti daerah yang terletak di pesisir utara Provinsi Jawa Tengah, yakni Pemalang.

Nasi grombyang merupakan makanan khas dari Kabuaten Pemalang. Hidangan ini terdiri dari nasi putih yang diberi irisan daging kerbau dan kuah. Namun, kini nasi grombyang juga banyak disajikan menggunakan daging sapi.

Nama makanan ini berasal dari bentuk penyajiannya, yaitu antara isi dan kuah lebih banyak kuahnya sehingga kelihatan bergoyang-goyang. Yang dalam bahasa Jawa biasa disebut dengan istilah 'grombyang-grombyang'.

Jika ingin mencicipi kuliner satu ini, tak perlu jauh-jauh ke Pemalang. Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah. Berikut merdeka.com membagikan resep nasi grombyang yang lezat dan menggugah selera. Simak ulasannya:

Sejarah Grombyang

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa asal nama 'grombyang' pada makanan ini berasal dari bahasa Pemalang yang artinya mengapung bergoyang-goyang di permukaan. Sebab, dalam penyajiannya komposisi kuah pada makanan itu memang lebih banyak ketimbang nasinya. Sehingga nasinya terlihat mengapung dan bergoyang-goyang di atas kuah.

Melansir dari laman Jatengprov.go.id, nasi grombyang sendiri pernah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 29 Oktober 2021 lalu. Konon makanan ini sudah ada sejak tahun 1960-an. Waktu itu para penjual nasi grombyang menjajakan makanan itu dengan berkeliling dari kampung ke kampung.

Nasi grombyang terbuat dari daging kerbau atau sapi yang dimasak menggunakan berbaga rempah. Kuah grombyang juga memiliki ciri khas berwarna hitam mirip rawon karena dimasak dengan kluwak.

Resep Grombyang

nasi grombyang

©jatengprov.go.id

Bahan: - 1 kg tetelan daging sapi atau kerbau- 2 liter air- 1/2 buah kelapa parutBumbu tumis:- 2 batang serai- 1 jempol lengkuas- 5 lembar daun jeruk- 3 lembar daun salam- 2 sdm taoco- 50 gram gula merah- Garam secukupnya- Kaldu jamur secukupnya- Minyak goreng secukupnyaBumbu halus:- 7 siung bawang putih- 11 siung bawang merah- 5 butir kemiri sangrai- 2 ruas kunyit sangrai- 1 ruas jahe sangrai- 1 sdt ketumbar- 1/2 sdt merica- 5 butir kluwek, rendam air panasBahan pelengkap:- Daun bawang iris- Bawang goreng- Jeruk nipis- Kerupuk udang- Sambal

Cara Membuat:

1. Pertama cuci tetelan daging hingga bersih

2. Setelah itu rebus selama lima menit lalu angkat dan buang air rebusannya

3. Lalu potong daging tetelan sesuai selera dan rebus kembali dengan 2 liter air

4. Haluskan seluruh bumbu halus dengan blender

5. Panaskan wajan dan minyak

6. Tumis bumbu halus tadi dengan sedikit minyak sampai harum dan matang

7. Geprek serai dan lengkuas, setelah itu masukkan ke dalam tumisan bersama daun jeruk dan daun salam

8.  Masak bumbu tumis hingga harum

9. Masukkan bumbu tumis ke dalam rebusan daging

10. Tambahkan kelapa parut, tauco, gula merah, garam, serta kaldu bubuk secukupnya

11. Masak hingga daging empuk dan air menyusut

12. Ketika air sudah menyusut, tambahkan air secukupnya lalu didihkan kembali

13. Koreksi rasa

14. Angkat dan sajikan

15. Untuk penyajiannya, tuangkan kuah pada mangkuk lalu beri taburan irisan daun bawang, bawang goreng, serta perasan jeruk nipis.

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP